oleh

Money Politik Adalah Racun Dan Diharamkan Dalam Dermokrasi

BANGKA TENGAH — Praktik Politik Uang dalam pelaksanaan Pilkada Bangka Tengah 2020 merupakan racun yang diharamkan dalam kehidupan berdemokrasi, karena itu yang bisa membunuh nilai serta estetikan demokrasi, demikian yang di katakan Ketua Bawaslu Bangka Tengah Robianto dalam dialog Lintas sektoral FKUB

“Praktik politik uang itu racun yang membunuh nilai-nilai demokrasi,” katanya saat bertindak sebagai narasumber dalam acara dialog Lintas Agama Dalam Rangka Menuju Pilkada 2020 yang Damai dan Berkualitas di Koba, Rabu (4/11).

Dalam dialog lintas Sektoral dan lintas Agama tersebut, Robianto juga mengajak para peserta yang hadir untuk menghindari dan mencegah praktik politik uang, karena hal itu dapat mencoreng nilai demokrasi yang bermartabat.

“Hindari Politik Uang demi demokrasi yang bermartabat, sehingga generasi mendatangpun tidak terkontaminasi oleh politik kotor ini, kita berdiri di sini bukan untuk hari ini, tetapi untuk jauh ke depan demi generasi mendatang dan demokrasi yang bermartabat di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengkwatirkan jika tetap dipelihara praktik politik uang ini dan tertanam menjadi sebuah budaya di masyarakat serta dianggap biasa, maka kedepannya perbuatan melanggar undang-undang ini akan menjadi kebiasa.

“Agar politik uang tidak menjadi kebiasaan, saya mengajak para tokoh agama, kita berkomitmen dan bersepakat bahwa politik uang itu adalah haram, memang tidak mudah untuk membendung politik uang yang selalu muncul saat pesta demokrasi, karena terkait pola pikir masyarakat. Tapi yang harus kita garis bawahi politik uang itu tentu akan terjadi jika ada yang memberi dan ada yang menerima,” terangnya. (Hari Yana)

Komentar

Tinggalkan Balasan