oleh

Mucikari Ini Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

BANGKA — Pada akhir Oktober 2019, Unit Reskrim Polsek Sungailiat mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi seksual terhadap anak dibawah umur, sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B-1429/X/2019/Babel/Res Babar/Sek Sungailiat, tanggal 28 Oktober 2019.

Pelapor Yu (34), warga Kota Pangkal Pinang. Korban SA (14), yang tak lain adalah anak pelapor.

Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, Penyidik Unit Reskrim Polsek Sungailiat menetapkan Mi (21), warga Sungailiat, yang diduga sebagai mucikari.

Mi kini sudah menjalani sidang sebagai terdakwa, dalam perkara dugaan eksploitasi anak dibawah umur. Sidang perdana digelar di Pengadilan Negeri Sungailiat, pada Kamis (30/01/2020) siang.

Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1B Sungailiat,melalui Humas Raden Narendra Mohni mengatakan, sidang perkara dugaan eksploitasi anak dibawah umur itu berlangsung tertutup.

“Hari ini persidangan M alias R dimulai, sidang dilakukan secara tertutup. Acaranya adalah pembacaan dakwaan oleh penuntut umum, dan pemeriksaan saksi-saksi. Untuk acara (pemeriksaan) saksi-saksi sudah selesai semua, jadi hari Selasa depan (04/02/2020), sidang dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan terdakwa,” ungkap hakim yang akrab disapa Kiki ini di PN Sungailiat, Kamis siang.

Kiki melanjutkan, Mi didakwa melanggar Pasal 88 Juncto Pasal 76I Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undnag-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.

“Terdakwa M ini didakwa melanggar Pasal 88 Juncto Pasal 76I Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undnag-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 10 tahun,” kata dia. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed