oleh

Nelayan Basel Adukan Aktifitas Kapal Trawl Ke KKP

 24 total views

 

BANGKA SELATAN — Sejumlah Perwakilan Nelayan Bangka Selatan (Basel), hari ini berangkat menuju Jakarta, ke Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI guna melaporkan aktivitas ilegal ratusan kapal trawl yang beroperasi kembali di perairan laut Basel.

Aktivis nelayan Basel, Kodi Mihardi mengatakan tak puas dengan penangkapan 4 unit kapal trawl yang dilakukan Direktorat Polair Mabes Polri kemarin.

“besok rencananya saya akan melaporkan aktivitas trawl ini ke Kementrian. Syukur – syukur bisa bertemu langsung dengan bu Menteri Susi,” ujar Kodi, Selasa (23/7/2019)

Menurut Kodi, pernyataan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi (DKP) Babel Dasminto, yang hanya menyita jaring sementara kapal dan nelayannya hanya dibina dalam penangkapan 4 kapal trawl beberapa waktu lalu, justru akan memicu makin banyak nya aktivitas trawl di Perairan Basel.

“Trawl dibawah 10 GT seperti pernyataan Kepala DKP beberapa waktu lalu kemarin justru akan muncul ratusan bahkan ribuan kapal trawl di wilayah ini,” ujar Kodi dalam rilisnya, Selasa (23/7/2019)

Sebagai nelayan tradisional, Kodi berkomitnen menolak segala bentuk aktivitas kapal trawl. Baginya, Trawl merusak ekosistem dan habitat di laut yang berimbas pada hancurkan masa depan nelayan.

“di Bateng, ada trawl lewat saja langsung diteriak. Sedangkan Di basel aktivitas trawl gemuk dan subur karena ada yang melindungi, belum lagi masalah compreng dan ilegal mining. Kami harap petinggi negeri ini bersikap,” harapnya. (A1M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed