oleh

Nelayan Teluk Kelabat Tolak Penambangan Di Laut

Unjuk rasa penolakan penambangan timah di laut Teluk Kelabat, Belinyu, Bangka

BANGKA — Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Aliansi Masyarakat Pesisir Nelayan Teluk Kelabat Bersatu (FAMPNTKB), mendatangi Kantor Unit Laut PT. Timah Tbk di Belinyu, Senin (18/3/2019) sekira pukul 10:00 WIB.

Kedatangan massa tersebut dalam rangka penyampaian aspirasi terkait penolakan aktivitas penambangan timah di laut seputaran Teluk Kelabat, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Mereka menuntut PT. Timah untuk menghentikan aktivitas penambangan seputar laut Teluk Kelabat, Menuntut PT. Timah untuk tidak mengeluarkan Surat Perintah Kerja di seputaran perairan Teluk Kelabat, serta merehabilitasi laut Teluk Kelabat.

Massa disambut langsung Kepala Unit Laut Bangka di Belinyu, Ali Samsuri. Dihadapan massa, Ali Samsuri mengatakan, bahwa Surat Perintah Kerja yang dikeluarkan PT. Timah kepada mitranya sudah sesuai prosedur.

“Tolong aspirasinya disampaikan secara tertulis, sebagai bahan pertimbangan kami. Nah, untuk RZWP3K sampai hari ini belum ada keputusan dari pemerintah daerah, jadi tidak ada alasan untuk kami tidak menambang disana, karena sudah sesuai prosedur,” jelasnya.

Nampak sejumlah personil Polres Bangka, Polsek Belinyu berserta Satuan Pengamanan dari PT. Timah ikut mengamankan jalannya unjuk rasa tersebut. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed