oleh

Oknum Guru Honorer Ini Terancam 15 Tahun Penjara

BANGKA — Oknum guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka, terancam hukuman lima belas tahun penjara. Oknum guru honorer berinisial UD (30) itu, dilaporkan oleh orang tua korban ke Polres Bangka, lantaran diduga melakukan perbuatan tak senonoh kepada MR (12), yang tak lain adalah siswinya.

Kabar itu disampaikan Kapolres Bangka melalui Kasat Reskrim AKP Rio Reza Parindra pada jumpa pers yang digelar Jum’at (01/03/2019) petang di Aula Mapolres Bangka.

Dikatakan AKP Rio Reza, modus yang dilakukan terduga pelaku dengan mengajak korban datang ke rumahnya untuk alasan latihan O2SN. Namun ketika tiba di rumah pelaku, korban dirayu dan terjadilah perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan guru kepada muridnya itu.

“Kita dapat laporan orang tua korban pada Senin ( 18/2/2019), bahwa UD oknum guru diduga telah melakukan cabul terhadap anaknya MR, dengan alasan latihan O2SN,” ungkap AKP Rio Reza Parindra, didampingi Kabag Ops Kompol Syarif Sophian.

Lanjutnya, usai menerima laporan tersebut, tim Reskrim Polres Bangka langsung melakukan penangkapan terhadap terlapor di sebuah warung kopi di Sungailiat.

“Hari itu juga tim kita melakukan penangkapan oknum guru tersebut, di salah satu warung kopi yang ada di Sungailiat, beserta barang bukti pakaian korban,” sambungnya.

Masih kata AKP Rio Reza, dari hasil pemeriksaan terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya. Atas perbuatan tak pantas itu, terduga pelaku dijerat Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima belas tahun dan paling singkat lima tahun.

“Kita akan jerat terduga pelaku dengan Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak pasal 82 ayat (1) dan (2), dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara,” tukasnya.

Sementara terduga pelaku, UD, mengakui sudah melakukan perbuatan tak senonoh itu kepada korban MR. Dia berkilah, bahwa yang dilakukannya itu hanya iseng. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed