HEADLINEPEMPROV BABEL

Oloan Beberkan Kendala Percepatan Pendaftaran Tanah Masyarakat

×

Oloan Beberkan Kendala Percepatan Pendaftaran Tanah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG — Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional Babel, Oloan Sitorus mengatakan, kendala Babel dalam percepatan pendaftaran tanah masyarakat di antaranya belum adanya peraturan yang mengatur pembiayaan persiapan PTSL yang tidak dianggarkan kabupaten/Kota, serta belum semua membebaskan BPHTB dalam rangka PTSL, dan juga proses validasi yang cukup lama.

“Terkait PBB, kendalanya seperti kesadaran masyarakat untuk melunasi pajak masih rendah, serta belum ada sistem/aturan yang mendorong pelunasan PBB,” terangnya, saat Rapat Koordinasi Pertanahan dengan Tema “Dukungan Pemerintah Daerah Terhadap Program Strategis Nasional di Bidang Pertanahan” yang bertempat di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur, Senin (6/9/2021).

Dalam tujuan reformasi agraria yang dicanangkan pemerintah pusat, kata Oloan, tujuan itu semua untuk menangani konflik agraria, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, mengurangi ketimpangan penguasaan kepemilikan tanah, menciptakan kemakmuran masyarakat, memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi, serta memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.

“Keberhasilan reformasi agraria tahun 2020 seperti telah disertifikatkan sebanyak 125 bidang tanah di Desa Cambai,” jelasnya.

Ia berharap dukungan untuk merealisasikan reformasi agraria, yakni kabupaten/kota segera memberlakukan pembebasan BPHTB, segera menyelesaikan batas administrasi di Desa / Kelurahan di wilayah masing-masing, serta melaksanakan integrasi program agar mendukung kegiatan reformasi agraria. (*)

Sumber : Dinas Kominfo

READ  Sudah 7 Bulan, Kasus Korupsi Pengadaan Seragam Belum Ada TSK