HEADLINEPEMPROV BABEL

One Day For Children

×

One Day For Children

Sebarkan artikel ini

PANGKAPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan moment Peringatan One Day For Children sebaik-baiknya, untuk berbagi kebahagiaan dan keceriaan bersama anak-anak.

Pesannya kepada para orang tua agar bisa memberi kebahagiaan sebagai bentuk kasih sayang kepada anak-anaknya.

“Selamat bergabung semuanya pada hari ini. Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi bersama sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak-anak kita serta orangtua kita yang sudah lanjut usia. Semoga usai kegiatan ini, jalinan kekeluargaan kita terus terjalin dan semakin erat,” ungkap Wagub Abdul Fatah saat menghadiri Acara Sehari Bersama Anak-Anak Tahun 2022 yang mengusung tema Anak Ceria Keluarga Bahagia, di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Senin (09/05/2022).

Peserta yang hadir dalam kesempatan ini, adalah 120 orang anak dari 15 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak di pulau Bangka dan 2 Sekolah Luar Biasa yaitu SLB N Sungailiat, SLB N Pangkalpinang dan YPAC Pangkalpinang serta perwakilan lansia dari Yayasan Bunda Salama Pangkalpinang.

Didampingin Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Wakil Ketua Baznas Babel dan Ketua LKSA, Wagub Abdul Fatah mengatakan, pertemuan hari ini menandakan bahwa pemerintah juga hadir untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak ini.

Diakuinya saat ini kaum ibu dan kaum bapak sangat terpaku dengan kesibukan-kesibukan menjalankan pekerjaannya, hingga waktu bertemu dengan anak-anak sangat terbatas, bahkan tidak jarang orangtua berangkat bekerja anak belum bangun dan saat pulang anak sudah tidur.

Oleh karena itu, pemerintah mengharuskan adanya satu hari saja untuk benar-benar bersama anak-anak. Tujuannya jelas yakni moment untuk menyampaikan rasa kasih sayang antara orang tua dan anak-anak serta sebaliknya agar hubungan dengan anak juga terbangun dengan baik.

“Kami berharap minimal 1 minggu sekali ada hari benar-benar bersama anak-anak atau siapkan pola waktu tersendiri, tergantung orang tuanya masing-masing,” ungkapnya.

Maka kami yakin, lanjutnya lagi, kehidupan dalam rumah tangga tersebut, anak-anaknya akan tumbuh dengan bagus dan normal dari waktu ke waktu dan memahami perkembangan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

“Itu akan merangsang daya pikir dan melatih otak anak dan kita yakin anak akan tumbuh dengan cerdas dan sangat baik serta bermanfaat bagi dirinya sendiri, orang tua dan lingkungan,” lanjutnya.

Mewakili Gubernur Babel pada kesempatan ini, dirinya mengaku menyambut hangat kehadiran anak-anak di Lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan berharap perhatian ini bukan hanya diterima dari orang tua saja, tapi juga dari pemerintah.

Apa yang hari ini dilaksanakan, ditegaskannya seharusnya dapat mengingatkan semua pihak agar memberikan gambaran positif tentang pentingnya kasih sayang di lingkungan keluarga sehingga anak-anak ceria dan selalu berpikiran positif.

“Kami dari Pemprov Babel mengucapkan terima kasih kepada para pembina atas perhatian khususnya kepada anak-anak ini yang telah mengalirkan rasa kasih sayang,” ungkapnya.

“Kepada LKS, kami benar-benar merasa sangat senang bisa bertemu dan kami yakin ditangan bapak ibu semua dan kolaborasi antar LKS bisa menjadi dorongan untuk bersama memikirkan kesejahteraan anak-anak,” tutupnya.

Pada kesempatan ini, bersama Baznas, Dinas Sosial dan PMD Babel menyiapkan beberapa santunan, diantaranya:

– Santunan berupa uang tunai dari Baznas kepada 120 orang anak panti asuhan, anak disabilitas, anak yatim dan lanjut usia.

– Alquran untuk anak-anak pada 12 panti asuhan sebanyak 168 buah.

– Alat bantu disabilitas berupa tongkat netra untuk 3 SLB Negeri Thaib kepada Siti Safira Hasanah, Glensky dan Zebi Karamoi.

– Kursi roda sebanyak 2 buah untuk SLB N Sungailit.

– _Souvenir_berupa alat makan dan minum dari Dinas Sosial dan PMD Babel.

Tidak hanya itu, anak-anak juga dihibur dengan berbagai rangkaian kegiatan oleh Kampung Dongeng dan para tenaga perawat dari Dinsos PMD Babel untuk menambah warna kebahagiaan anak-anak sebagai bentuk perhatian kepada mereka. (*)

Sumber : Kominfo