oleh

Panen Padi Ladang Di Air Anyer, Gubernur Sampaikan Ini Kepada Petani

BANGKA — Tiba di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Senin (14/1/2019), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, ikut memanen padi ladang milik Abdullah, warga Desa Baturusa.

Pagi ini Gubernur juga berkesempatan menggiling Padi hasil panen perdana di areal seluas 90 hektar tersebut. Gubernur juga sempat berdialog dengan kelompok tani dan warga sekitar.

Menurut Abdullah selaku pemilik padi ladang yang baru panen perdana itu, dari 90 hektar lahan yang dimilikinya, baru sekitar 15 hektar yang ditanam padi bersama warga dan kelompok tani. Pada panen perdana ini, dari lahan yang digarap menghasilkan sekitar 3 ton gabah. Dari hasil ini, selain untuk dikonsumsi oleh warga, rencananya juga akan dijual ke masyarakat.

Gubernur Babel Erzaldi berharap, selain padi, masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada agar lebih maksimal. Salah satunya adalah dengan mendorong masyarakat untuk menanam Sorgum.

Gubernur mengapresiasi terhadap hasil panen para warga Air Anyir. Namun demikian, dirinya tidak memungkiri bahwa seharusnya hasil yang diperoleh untuk lahan sebesar itu adalah 5 sampai 6 ton gabah. Apalagi menurutnya, sistem yang digunakan adalah sistem pengairan tadah hujan, yang dinilai kurang maksimal memberikan hasil.

Untuk itu, agar hasilnya nanti bisa memberikan keuntungan bagi para petani, Gubernur mendorong para petani menanam Sorgum di Lahan itu.

Saat ini, dijelaskan Gubernur, di Babel, baru 30 hektar untuk pengembangan Sorgum ini. Rencananya akan dibuat 300 hektar penanaman Sorgum di Babel ini. Jadi, dengan lahan 90 hektar di Air Anyir ini, bisa memenuhi sepertiga lahan yang direncanakan, dan kalau perlu bisa dibangun pabrik pengolahan sorgum di tempat ini.

Hal tersebut dijelaskan Gubernur, mengingat dirinya merupakan pembina komunitas Sorgum di daerah ini. Sehingga dirinya mengetahui hasil, manfaat dan keuntungan yang lebih.

Pemerintah juga, ditambahkan Gubernur, akan membantu pembibitan dan peralatan untuk mendorong pengembangan Sorgum ini, oleh masyarakat.

Seperti diketahui, Sorgum memiliki masa panen sekitar tiga hingga empat bulan. Selain memiliki harga jual yang tinggi, Sorgum baik untuk penderita Diabetes, dan Autis.

Dalam Panen Padi Perdana tersebut, Gubernur Erzaldi turut didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Kemas Arfani Rahman. (Red / Rilis)

Sumber : Humas Pemprov Babel

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed