oleh

Pantai Tanjung Kalian Disinggahi Kapal Pesiar Coral Adventurer Cruise

 15 total views

Bupati Bangka Barat, Markus, berjabat tangan dengan penumpang Kapal Coral Adventurer Cruise, Jimmy Andersen di Pantai Tanjung Kalian, Muntok, Kamis ( 24/4/2019 )

BANGKA BARAT – Tari Sambut dan Dambus dari Sanggar Panglima Angin serta Silat Satria Muda Indonesia menyambut kedatangan para penumpang Kapal Pesiar Coral Adventurer Cruise yang singgah di Pantai Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat, Kamis ( 24/4/2019 ) sore.

Kehadiran segenap tamu dari berbagai negara ini diterima Bupati Bangka Barat, Markus, SH, unsur Forkopimda dan segenap Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat.

Panggung sederhana dan para pedagang UMKM yang di gelar di bawah Mercu Suar Tanjung Kalian menambah semarak penyambutan tamu asing ini. Selain itu, aneka makanan khas kota Muntok seperti, otak – otak, empek – empek, kue penganan pelite, kopi dan sebagainya menjadi hidangan untuk para tamu tersebut yang disajikan di bagian dalam area Mercu Suar Tanjung Kalian.

Bupati Bangka Barat, Markus, SH menyampaikan sambutannya dalam Bahasa Inggris, mengucapkan
selamat datang kepada semua penumpang dan awak Kapal Coral Adventurer Cruise.

” Hari ini adalah hari istimewa bagi Muntok bahwa, untuk pertama kalinya kapal pesiar datang ke sini dan suatu kehormatan bagi kami untuk menerima anda semua di sini,” ucap Markus.

Markus menceritakan sekilas tentang kota Muntok yang merupakan ibu kota Pulau Bangka pada tahun 1907 dan sebagai kota yang banyak menyimpan kisah sejarah Indonesia bahkan dunia.

” Muntok adalah kota yang memiliki nilai spesial dalam sejarah Indonesia. Kota ini kaya akan jejak sejarah, tidak hanya sejarah penambangan timah tetapi juga kisah sejarah dunia, termasuk tragedi perang dunia kedua pada tahun 1942,” tuturnya.

Markus juga menyampaikan tentang keberadaan monumen peringatan 22 orang perawat Australia yang menjadi korban Perang Dunia II pada masa pendudukan Tentara Jepang tahun 1942 yang dibangun di dekat Mercu Suar ( Light House ) Pantai Tanjung Kalian.

” Ingatan tentang kekejaman perang itu kita harapkan tidak terulang kembali,” ujarnya.

” Saya harap anda dapat menikmati sajian budaya, makanan khas kami dalam waktu yang singkat ini, dan saya harap Anda akan kembali ke sini. Saya minta maaf jika kami sebagai penyelenggara memiliki banyak kekurangan dan terima kasih atas kedatangan anda,” sambung Markus.

Di kesempatan yang sama, Jimmy Andersen selaku Chairman Coral Expeditions mengaku terkesan atas sambutan meriah kepada mereka.

” Terima kasih banyak atas sambutan yang telah diberikan. Ini untuk pertama kalinya kami mengunjungi Bangka, dan kami harus kembali lagi kesini di masa depan. Kami berterima kasih untuk segalanya. Sekali lagi, terima kasih banyak, ” ucap dia.

Usai acara penyambutan, kurang lebih 90 orang dari 106 penumpang kapal yang sedang berlayar dari Singapura menuju Darwin, Australia ini menikmati sajian makanan khas Muntok dibawah Mercu Suar.

Kehadiran mereka juga menarik perhatian pengunjung Pantai Tanjung Kalian. Bahkan diantara para pengunjung tidak segan mengajak para bule ini untuk berselfie, terutama para remaja.

Sebelum kembali ke kapal, mereka kembali disajikan Tarian Campak oleh Sanggar Panglima Angin. Dalam tarian ini, para penumpang yang sebagian besar sudah berusia lanjut ini pun ikut menari bersama para penari, termasuk Bupati dan segenap Kepala OPD Pemkab Bangka Barat. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed