oleh

Papan Proyek, Tambang, Dalam Topik Coffee Morning

BANGKA — Dalam rangka ingin mengetahui informasi dinamika masyarakat serta menjalin hubungan pers dan penegak hukum, Kejaksaan Negeri Bangka menggelar acara coffee morning bersama wartawan se Kabupaten Bangka, Rabu (16/1/2019) sekira pukul 8:00 WIB, bertempat ruang aula Kejari Bangka.

Hadir pada acara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Kasi Intel, Kasi Pidsus, Kasi Pidum, beserta sejumlah awak media cetak, media oline dari berbagai media.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka R.Jeffri huwae,SH.MH dalam sambutannya mengatakan, pertemuan resmi dengan awak media guna menjalin hubungan Kejari Bangka dengan wartawan dan masukkan informasi dari media, sebagai salah satu bahan kebijakan program kerja Kejari Bangka tahun 2019, mengingat wartawan setiap hari berhadapan dengan masyarakat.

“Guna mengetahui dinamika masyarakat dan sebagai penentu kebijakan program kerja kejari Sungailiat tahun 2019,masukkan rekan wartawan sangat dibutuhkan karena wartawan setiap hari berhadapan dengan masyarakat” kata Jeffri.

Ditanya rekan media terkait perusahaan yang ikut lelang proyek pemerintah namun secara legalitas perusahaan terkadang bodong serta masalah penambangan timah ilegal?

“Legalitas perusahaan yang tidak lengkap juga jadi masalah perkembangan pembangunan. kantor,komputer,beserta pegawai perusahaannya semua ada didalam tas,kedepn kita akan sampaikan ke pemerintah perusahaan ikut lelang harus jelas” jawab Jeffri.

Jeffri huwae melanjutkan terkait tambang tidak masalah namun ilegalnya jadi masalah.kedepan pihak kajari Sungailiat akan memanggil PT. Timah beserta pihak terkait lainnya guna meluruskan masalah berdasarkan peraturan yang berlaku.

“Soal tambang bukan masalah namun ilegal jadi masalah,nanti kita akan memanggil secara resmi baik PT.Timah mau pun pihak terkait lainnya supaya ada solusi untuk meluruskan masalah sesuai aturan” jelasnya.

Masih kata R.Jeffri huwae kedepan kita sampaikan ke pihak pemerintah atau pihak terkait untuk membedakan tambang itu ilegal atau tidak harus ada papan proyek penambangan,dimana tertera IUP no berapa,nama perusahaan,pemilik tambang,modal berapa. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed