PANGKALPINANG — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, menyatakan semenjak kehadiran Pejabat Gubernur Ridwan Djamaluddin, pembangunan di Babel semakin baik.

“Walaupun kita tahu yang sebelum-sebelum ini baik, tapi ketika hadirnya Pak Penjabat Gubernur ini jadi lebih baik,” kata Herman seusai memimpin sidang paripurna istimewa HUT ke 22 Provinsi Babel, Senin (21/11).

Apresiasi Herman Suhadi itu bukan tanpa alasan. Karena angaran-anggaran itu banyak di pemerintah Pusat, sementara Ridwan Djamaluddin sebagai Dirjen Minerba bagian dari pemerintah pusat, berperan membawa anggaran itu untuk membangun Bangka Belitung.

Menurutnya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi sebuah daerah yang baru meningkat, ketimbang daerah lainnya sudah sejak lama menjadi daerah sendiri.

“Hadirnya Pak Ridwan Djamaluddin sebagai Penjabat Gubernur pada hari ini, dan kita tahu beliau adalah seorang Dirjen di Kementerian Pertambangan, tentunya cara mobile beliau dalam rangka melaksanakan kegiatan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini akan lebih cepat dibandingkan dengan yang sebelum-sebelum ini,” kata dia.

Selain itu, kata Herman Suhadi, semenjak kehadiran Penjabat Gubernur Ridwan Djamaluddin, pronsi Babel juga mendapatkan peringkat pertama dalam pertumbuhan ekonomi se-Sumatra.

“Evaluasi peningkatan berpikir tentunya segala bidang. Sekarang kita lihat pada hari ini kemiskinan juga menurun, kemudian kita menjadi pertumbuhan ekonominya menjadi provinsi yang terbaik di Sumatera,” jelasnya.

Tak hanya itu, Herman menyebut kehadiran Ridwan Djamaluddin juga memiliki dampak yang baik untuk kemajuan Babel.

“Pendapat asli daerah meningkat. Nah, ini harus kita pertahankan dan menjadi lebih baik. PR kita bagaimana sumber kemakmuran di Babel ini harus kita kerahkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Penjabat Gubernur Ridwan Djamaluddin mengatakan, keberhasilan itu tidak lepas dari kekompakan yang telah dilakukan stakeholder terkait.

“Apa yang disampaikan Pak Ketua tadi sepanjang kegiatan ini, semua pihak memperlihatkan rasa ke keluargaan memperlihatkan yang luar biasa, semua senang dan ketawa menyambut baik menurut saya itu modal yang baik kebersamaan,” ucapnya.

“Sama sekali tidak ada rasa perbedaan pendapat yang bertentangan. Kalau pun ada perbedaan pendapat, itu harus kita maknai menjadi berkah. Tapi kalau kita lihat suasana hari-hari ini sangat membesarkan hati kita,” sambungnya. (Dika)