oleh

Penanggulangan Covid-19, Pemkab Bangka Anggarkan Rp 38 Milyar

BANGKA — Selain yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Bangka juga sudah melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu, guna penanggulangan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bangka.

Demikian diungkapkan Bupati Bangka, Mulkan, di sela-sela kegiatan Patroli Dialogis di Sambung Giri, Selasa (24/03/2020) malam. Patroli Dialogis itu dalam rangka Operasi Kepolisian dengan sandi Aman Nusa II Menumbing Tahun 2020 untuk bencana non alam, yang disinergikan dengan Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka.

“Langkah-langkah kita di antaranya anak-anak sekolah kita rumahkan, itu sampai tanggal 1 April. Mungkin nanti akan kita perpanjang, melihat situasi dan kondisi seperti apa? Dan juga kita sudah menghimbau kepada (pengurus) tempat-tempat ibadah, agar mereka harus memperhatikan (kebersihan) tempat, karpet atau sajadah harus mereka gulung, dan mereka harus menggunakan sajadah masing-masing. Kepada masyarakat juga kita sudah mengimbau agar membantu kita semua, terutama untuk pola hidup sehat, mencuci tangan, agar terhindar dari penyebaran penyakit corona tersebut,” ungkap Mulkan.

Dalam Gugus Tugas Penanggulangan COvid-19 Kabupaten Bangka, lanjutnya, melibatkan semua elemen pemerintahan. Dari Forkopimda, termasuk Kejaksaan, TNI dan Polri, semua dilibatkan di dalam Gugus Tugas tersebut.

Sementara anggaran yang disiapkan sebesar 38 milyar rupiah, yang diambil dari Dana Insentif Daerah atau DID.

“Kita sekarang ini penggeseran anggaran dengan dana DID kita sebesar 38 milyar rupiah, itu yang kita lakukan sekarang ini,” terangnya.

Disinggung dana bantuan dari pusat? Mulkan menyatakan sementara ini belum ada.

“Kita menggunakan dana transfer yang dialokasikan ke daerah kita, Kabupaten Bangka, sebesar 38 milyar tersebut. Inilah yang akan kita lakukan untuk persiapan kita, dalam pencegahan penyakit corona,” bebernya.

Dana 38 milyar itu, masih kata Mulkan, termasuk untuk mengatasi kelangkaan Masker dan Hand Sanitizer.

“Iya, semua, sudah termasuk ruang isolasi yang akan kita siapkan,” ujarnya.

Sejauh ini, menurut Mulkan, belum ada temuan penimbunan Masker dan Hand Sanitizer, juga ODP dan PDP.

“Sampai hari ini di Kabupaten Bangka belum ada (penimbunan Masker dan Hand Sanitizer), juga sama (ODP dan PDP), hanya beberapa orang juga yang dalam pengawasanlah, seperti itu,” kata dia. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed