HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Pengadilan Tinggi Babel Batalkan Putusan Pengadilan Negeri Sungailiat, Kajari Pastikan Lakukan Kasasi

10
×

Pengadilan Tinggi Babel Batalkan Putusan Pengadilan Negeri Sungailiat, Kajari Pastikan Lakukan Kasasi

Sebarkan artikel ini

* Putusan Onslag Van Recht Vervolging

BANGKA — Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, melalui putusannya Nomor: 21/Pid/2021/PT BBL, membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Sungailiat yang menghukum enam Ketua RT di Kelurahan Kenanga, yang menandatangani surat undangan sosialisasi rencana gugatan atas dampak bau limbah pabrik Tapioka yang ada di Kenanga, Kabupaten Bangka.

Data yang diterima redaksi, Selasa (18/5), Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung dalam amar putusannya menyatakan:

1. Menyatakan Para Terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan AKAN TETAPI PERBUATAN PARA TERDAKWA BUKAN MERUPAKAN TINDAK PIDANA.

2. Melepaskan Para Terdakwa dari seluruh tuntutan.

3. Memulihkan hak para Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya.

Putusan Onslag van recht vervolging, Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung mempertimbangkan Pasal 66 UUPPLH sebagai dasar putusan.

Penasehat Hukum terdakwa, DR. Kombes Pol (Purn) Zaidan, SH menyatakan, putusan Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung ini seharusnya menjadi rujukan dan yurisprudensi untuk seluruh pengadilan, yang saat ini atau kedepan memeriksa dan memutus perkara pejuang lingkungan.

“Dan putusan ini wajib menjadi pertimbangan bagi jaksa dan penyidik, untuk lebih hati-hati dalam melalukan penegakan hukum. Jangan sampai nuansa kriminalisasinya, lebih kuat dripada tujuan penegakan hukum itu sendiri,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Tim Penasehat Hukum para terdakwa, Zaidan mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.

“Semoga ALLAH SWT membalasnya dengan pahala yang tiada terputus,” ucapnya.

Zaidan juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada anggota Tim penasehat hukum terdakwa, yaitu Muhnur, SH. Lenny, SH, dan semua pihak yang telah membantu memperjuangkan keadilan bagi Warga Kenanga tersebut.

Sementara itu, Heti Rukmana, salah satu terdakwa mengaku bangga atas putusan Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung itu.

“Ternyata masih ada harapan bagi kami pejuang lingkungan. Kami tidak akan berhenti sampai sini, karena dampak bau dari limbah pabrik itu sampai saat ini masih kami rasakan, dan sangat mengganggu kesehatan kami,” kata Dia.

Kajari Bangka Pastikan Lakukan Kasasi

Menanggapi putusan Hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung yang membatalkan Putusan Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat dan membebaskan para terdakwa dari semua tuntutan, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Farid Gunawan, SH menyatakan hal itu biasa saja.

“Itu kan biasa hal-hal seperti itu. Ya, tentu kita upaya hukum. Masih banyak dan masih ada prosedurnya,” ujarnya.

Farid Gunawan membenarkan, upaya hukum yang dimaksud adalah Kasasi.

“Iya (Kasasi),” singkatnya.

Kajari Bangka itu mengaku belum menerima salinan putusan dari Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, namun sudah menerima informasi tentang amar putusan perkara tersebut.

“Baru pemberitahuan, bahwa kalau (perkara) itu sudah putus,” demikian Farid. (Romlan)