HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Pengakuan Pengedar Shabu di Kuburan Keramat, Dapat Barang Dari Napi Lapas Sustik

×

Pengakuan Pengedar Shabu di Kuburan Keramat, Dapat Barang Dari Napi Lapas Sustik

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Terduga pengedar shabu, AN ( 20 ) warga Jalan Raya Peltim, Kecamatan Muntok yang ditangkap anggota Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat di Kuburan Keramat pada Kamis ( 24/6 ) lalu, mengaku mendapatkan shabu dari napi yang mendekam di Lapas Sustik Pangkalpinang.

Kasat Narkoba Polres Bangka Barat, IPTU Eddy Yuhansyah mengungkapkan, dari AN, anggotanya menyita barang bukti shabu seberat 0,30 gram. Barang tersebut didapat AN dari seorang rekannya yang masih menjalani hukuman di Lapas Khusus Narkotika.

” Kami lakukan pemeriksaan dan tersangka ini mengakui, itu barang dari temannya yang berada di Lapas Narkoba Pangkalpinang,” jelas Eddy di ruang kerjanya, Rabu ( 30/6 ).

Menurut Eddy, sistem transaksi yang dilakukan AN, mereka tidak bertemu langsung. Caranya, shabu dilempar atau diletakkan ditempat yang telah disepakati, baru selanjutnya diambil oleh si pembeli.

” Untuk sistemnya pengakuan dari tersangka menggunakan sistem lempar, jadi sudah ditentukan tempatnya, misalnya di gorong-gorong, nah disitu tolong diambil ada barangnya,” ujar Eddy.

Eddy menerangkan, sejauh ini pihaknya belum berhasil meringkus si pembeli shabu seharga Rp. 500 ribu dagangan AN. Sebab saat ditangkap, AN hanya sendirian dan belum ada pembeli di TKP.

” Untuk tersangka lain belum ada karena setelah kami melakukan penyelidikan dari handphone, ternyata sudah tidak aktif lagi yang melalui telepon itu,” katanya.

AN sendiri kata Kasat Narkoba, selain berperan sebagai kurir, ia juga seorang pemakai. Hal itu diketahui setelah dilakukan test urine. Sebelumnya pelaku sempat berkilah baru satu kali menjual shabu.

” Kalau pengakuan mereka ini kan nggak pernah ada yang bilang sudah berkali-kali, pasti bilangnya baru satu kali. Kami dari kepolisian tidak percaya, karena dari test urine saja dia positif pemakai,” tukas Eddy. ( SK )