oleh

Peran Pendamping Desa Harus Lebih Optimal

BANGKA — Pemkab Bangka melalui Dinas Sosial Dan Pemerintahan Desa menggelar sosialisasi pemberdayaan masyarakat desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD), Jumat (18/1/2019) siang, di Operasional Room Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Terlihat hadir pada acara tersebut Bupati Bangka diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Konsultan Kementerian Desa, percepatan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Kepala Dinas Sosial Dan Pemerintah Desa, seluruh Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Bangka, tokoh masyarakat, beserta undangan lainnya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Teddy Sudarsono dalam sambutannya mewakili Bupati Bangka menyebutkan, berdasarkan Undang – Undang RI Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, salah satu tujuannya untuk melindungi, menguatkan, pemberdayaan masyarakat desa agar mandiri, serta demokrasi. Mengingat perlunya pengelolaan dana desa, sosialisasi pengetahuan tentang itu sangat dibutuhkan.

“Langkah Pemerintah Kabupaten Bangka untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa, maka peran pendamping desa harus lebih di optimalkan. Harapan kedepan, tenaga pendamping bisa membantu desa dalam hal penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan Alokasi Dana Desa” kata Teddy Sudarsono.

Konsultan KEMENDES PDTT RI, Haryono Suyono dalam arahannya menjelaskan, sentral pembangunan sekarang terletak di desa. Mengingat program Kemendes langsung ke desa, tidak melalui pemerintah Provinsi maupun Kabupaten.

“Sentral pembangunan itu ada di desa. Satu – satunya Kementerian yang programnya langsung ke desa , yakni Kemendes. Tidak melalui Provinsi dan Kabupaten” kata Haryono.

Masih kata Haryono Suyono dalam menekan angka kemiskinan, Dana Desa sebaiknya digunakan untuk membangun sumber daya manusia, Badan Usaha Milik Desa, Embung untuk pertanian. Sementara untuk infrastruktur jalan dan jembatan sebaiknya dikurangi.

Pada kesempatan itu Kepala Dinas Sosial Dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bangka, Arman, dalam laporan kegiatan juga menjelaskan, ADD yang diterima bersumber dari pusat, serta bantuan Gubernur Bangka Belitung.

“Alokasi Dana Desa tahun 2019 ini Kabupaten Bangka mendapat bantuan dana dari pusat sebesar Rp.59.701.593.000. Sedang bantuan Gubernur terhadap BUMDes di 40 desa sebesar Rp.4.000.000.000” jelas Arman. (AR77)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed