oleh

Perguruan Silat Babar Gelar Musyawarah Lestarikan Silat Tradisional

BANGKA BARAT — Beberapa perguruan silat di Bumi Sejiran Setason menggelar
Musyawarah ke- II Rencana Silat Tradisional Perguruan Silat se – Kabupaten Bangka Barat di Aula Pertemuan Desa Benteng Kota Kecamatan Tempilang, Minggu ( 15/3/2020 ) siang.

Perguruan silat yang hadir pada kegiatan ini yaitu Perguruan Tunas Seramo, Perguruan Pusaka Leluhur, PBCM dan Perguruan Mawar Putih yang menjadi tuan rumah.

Acara dibuka oleh Ketua KONI Bangka Barat, H. Muhammad Amin.

Musyawarah ke – II ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari musyawarah pertama yang dilaksanakan di halaman rumah Guru Silat Mawar Putih, Keman pada Januari 2020 lalu.

Menurut Guru Silat Mawar Putih, Keman,
tujuan musyawarah kedua ini adalah
merevisi dan menyempurnakan aturan Silat Tradisional yang telah disusun pada musyawarah pertama.

” Selain itu, tujuan musyawarah ini tidak lain dan tidak bukan untuk melestarikan Silat Tradisi supaya tidak hilang di zaman modernisasi ini. Sehingga nantinya dengan adanya Silat Tradisi ini atlet – atlet silat dari Kabupaten Bangka Barat bisa lebih baik lagi dalam tanding di kejuaraan – kejuaraan silat yang ada,” ujar Keman dalam sambutannya.

Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Bangka Barat, H. Muhammad Amin dalam arahannya saat membuka musyawarah mengajak semua pelaku seni bela diri asli Indonesia ini untuk selalu menjaga keutuhan perguruan dan selalu menjalin tali silaturahmi.

” Sebab kita membutuhkan kekompakan untuk meraih kemenangan. Hal ini merupakan pondasi yang kuat dalam perguruan maupun organisasi. Dengan kekompakan dan silaturahmi yang erat, Insya Allah kita akan lebih dimudahkan untuk menyusun rencana dan mewujudkannya menjadi suatu kejayaan,” ujar pria yang akrab disapa Bang Haji ini.

Bang Haji juga menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan perguruan silat yang ingin melestarikan Silat Tradisional. Menurutnya, bila upaya untuk pelestarian tidak segera dilakukan, bukan hal mustahil bila Silat Tradisional yang ada di Bangka Barat akan menghilang dari Bumi Sejiran Setason ini.

” Intinya, saya sangat mendukung apa yang dilakukan perguruan silat kita hari ini, sebab kalau bukan kita siapa lagi yang akan melakukakannya,” sebut Bang Haji. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan