oleh

Perhatikan Usia Keemasan Anak

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan akan terus berupaya dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Kota Pangkalpinang.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil, di Gedung Tudung Saji Kota Pangkalpinang, Selasa (19/10/2021).

Dikatakannya, Pemkot Pangkalpinang akan mengedukasikan dan mensosialisasikan tentang berapa pentingnya peran orang tua dalam pencegahan dan penanggulangan stunting.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini menyampaikan meski pun Pangkalpinang tidak ada kasus stunting namun perlunya peran orang tua untuk mengetahui tentang stunting, dimana stunting merupakan kurang atau terhambatnya perkembangan dan pertumbuhan anak, terutama bisa dilihat pada usia dibawah lima tahun.

“Orang tua masih belum paham dan jeli apakah anaknya itu stunting atau tidak. Jadi, pendek dan kurus belum tentu stunting karena ada nilai-nilai gizi seperti bentuk badan, tingkat kepala, dan berat badan,” ucap pria yang akrab disapa Molen.

Molen menambahkan, perlunya juga peran orang tua dengan memperhatikan perkembangan anaknya khususnya dari usia bayi sampai anak berusia dua tahun, karena di saat itulah perlunya gizi yang seimbang agar tidak terkena penyakit stunting.

“Hal ini kita terus berupaya mengedukasikan dan mensosialisasikan peran orang tua dalam pencegahan dan penanggulangan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Kota Pangkalpinang dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal,” pungkasnya. (*)

Sumber : Dinas Kominfo

News Feed