oleh

Perkara Bos Kecap Tunggu P21

Roy Arland, SH

PANGKALPINANG — Penyidik Sub Direktorat Tindak Pidana Industri Dan Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, masih menunggu berkas perkara bos pabrik Kecap SS dan Liong di Kelurahan Kudai, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, dinyatakan lengkap (P21) oleh Pihak kejaksaan.

Demikian disampaikan Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Komisaris Besar Polisi Mukti Juharsa SIK, melalui Pejabat Sementara Kepala Sub Direktorat Industri Dan Perdagangan, Kompol Wahyudi Rahman di Mapolda BabeL, Kamis (24/01/2019) pagi.

“Untuk perkara Kecap, kami masih menunggu P21 dari kejaksaan. Kalau sudah P21 baru kita limpahkan (Tahap II)” demikian Kompol Wahyudi Rahman.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Aditia Warman SH.MH, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Dan Hubungan Masyarakat Roy Arland SH, membenarkan kabar tersebut.

Dikatakan Roy, berkas perkara bos pabrik Kecap itu masih diteliti oleh jaksa yang menangani perkaranya.

“Iya, memang belum P21, berkas perkaranya masih diteliti oleh jaksanya,” ungkap Roy Arland diruang kerjanya, Kamis siang.

Pabrik merk SS dan Liong di Kelurahan Kudai, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka didatangi polisi dari Sub Direktorat Tindak Pidana Indipustri Dan Perdaganga Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (10/10/2018) petang.

Informasi yang beredar, pabrik kecap tersebut digeledah karena diduga terjadi pelanggaran. Pemilik berinisial O (60) ditetapkan sebagai tersangka dan dua pegawai ikut diamankan, bersama barang bukti dua tangki diduga morales (limbah pengolahan tebu), serta alat produksi kecap merk SS dan Siong. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed