oleh

Perompak Yang Ditangkap Diduga Masih Satu Keluarga

AKBP Irwan Deffi Nasution, SIK

PANGKALPINANG — Sepanjang tahun 2018 lalu, Direktorat Polisi Perairan Dan Udara Daerah Kepulauan Bangka Belitung, berhasil mengungkapkan sejumlah kasus perompakan di wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung.

Direktur Direktorat Polisi Perairan Dan Udara Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Komisaris Besar Polisi Mochamad Zainul SIK.MH, melalui Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ajun Komisaris Besar Polisi Irwan Deffi Nasution SIK menuturkan, setidaknya sudah empat pelaku perompakan yang di hukum, dan satu pelaku ditembak ditempat karena melawan petugas ketika akan diamankan.

Keempat pelaku yang sudah menjalani hukuman diantaranya Rizal dan Nazarudin di vonis tujuh tahun penjara, lalu Beni alias Gepeng dan Tion masing – masing di vonis 18 bulan penjara. Sementara pelaku yang ditembak ditempat adalah Basroni alias Bastato

“Para pelaku diduga kuat masih ada hubungan keluarga, dan semuanya berasal dari daerah Sumsel,” ungkap AKBP Irwan Deffi Nasution kepada wartawan di Pangkalpinang, Kamis (14/02/2019) siang.

Salah satu terpidana Tion, warga asal Provinsi Sumatera Selatan itu kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Bukit Semut Sungailiat, setelah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sungailiat dengan hukuman penjara selama delapan belas bulan atau  satu setengah tahun.

Tion ditangkap petugas Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Polisi Perairan Dan Udara Daerah Kepulauan Bangka Belitung, bersama empat rekannya yang lain yaitu Rizal, Nazarudin, Beni alias Gepeng, dan Basroni alias Bastato, karena terlibat perompakan diwilayah hukum Polda Bangka Belitung.

Namun ternyata, menurut AKBP Irwan Deffi Nasution, setidaknya ada dua belas laporan polisi kasus perompakan terhadap pelaku Tion. Penyidik Subdit Gakkum Polairud baru – baru ini kembali merampungkan berkas perkara atas nama tersangka Tion, atas laporan perompakan di Polres Bangka Selatan.

“Nah, untuk pelaku Tion itu ada dua belas laporan polisi. Kita sudah merampungkan lagi berkas perkara lainnya, yang LP di Polres Basel, sekarang sudah P21, dan akan segera kita limpahkan ke kejaksaan,” jelasnya.

Keduabelas laporan polisi kasus perompakan atas pelaku Tion itu diantaranya tersebar di Polda Lampung, Polda Bengkulu, Polda Sumsel, Polda Metro Jaya, dan Polda Babel. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed