BANGKA BARATHEADLINE

Persoalan Pengerit Dibawa ke Rapat Forkopimda

×

Persoalan Pengerit Dibawa ke Rapat Forkopimda

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Sulitnya masyarakat umum mendapatkan Bahan Bakar Minyak, di sejumlah SPBU dibawa ke meja rapat Pemda Bangka Barat bersama Forkopimda dan para pengusaha SPBU, di Ruang Rapat OR I, Setda Bangka Barat, Selasa ( 24/8 ).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat ke Pemda beberapa waktu lalu yang mengeluhkan premium dan pertalite cepat habis di SPBU sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkannya.

Rapat dihadiri Wakil Bupati Bong Ming Ming, Kapores Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa, Kasi Datun Kejari Heru Pujakesuma, beberapa OPD, para Camat serta sejumlah pengusaha SPBU.

Bong Ming Ming dalam arahannya mengatakan, tujuan rapat adalah untuk mendiskusikan kondisi terkini yang terjadi di segenap SPBU di Bangka Barat, dimana para pengerit begitu marak sehingga masyarakat umum merasa resah karena tidak kebagian BBM.

” Sebenarnya ini adalah wilayah Provinsi, cuma karena SPBU-nya ada di Bangka Barat dan keresahannya terjadi disini. Yang resah ini kan masyarakat biasa yang memerlukan BBM, tetapi sulit untuk mendapatkannya,” ujar Bong Ming Ming.

Hal itu kata dia tentu saja menjadi persoalan karena baik masyarakat umum maupun pengerit sama – sama punya hak. Berdasarkan pengecekan oleh Tim Pemda yang turun ke lapangan, penyebab BBM cepat habis karena ulah pengerit. Hal tersebut menjadi dilema, apalagi pada situasi pandemi Covid – 19 seperti sekarang ini.

” Dengan mereka mengerit kan mereka juga bisa memenuhi kebutuhan mereka. Artinya jadi mata pencaharian mereka. Namun disisi lain ada masyarakat yang jumlahnya jauh lebih besar yang merasa terzholimi tatkala mereka butuh BBM. Dan ini bukan hal yang mudah untuk diputuskan,” cetusnya.

Kendati secara aturan para pengerit telah melanggar, namun menurut Bong Ming Ming harus diperhatikan juga kondisi pandemi yang menyulitkan perekonomian sehingga masyarakat butuh mata pencaharian.

” Karena itu saya mengundang Forkopimda, pengusaha SPBU dan beberapa OPD untuk mendiskusikan hal ini dan mecari solusinya,” ucap Bong Ming Ming. ( SK )