oleh

Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Kakek Baharudin

BANGKA SELATAN – Kasat Reskrim AKP Galih Widyo Nugroho menyampaikan, jika jasad mayat Baharudin (67), warga Jalan Sriwijaya, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan yang ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai Jalan Merdeka, Kampung Padang, Kelurahan Tanjung Ketapang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Menurut Galih, usai tim identifikasi Polres Bangka Selatan melakukan evakuasi dan identifikasi terhadap jasad yang ditemukan tak bernyawa dalam keadaan keadaan terbaring menghadap ke sebelah kanan itu, pihaknya langsung melakukan visum di RSUD setempat.

“Terlihat dari jasadnya ditemukan benjolan pada kepala dan luka lecet di punggung akibat benturan karena jatuh. Sebelumnya ada saksi yang melihat dia habis mengkonsumsi minuman keras dan mau istirahat,” katanya kepada Kabarbangka.com, Jumat (17/09/21).

Galih mengungkapkan, setelah diobservasi dan visum, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga pihaknya memastikan kematian kakek yang tidak memiliki keluaga ini, meningga dunia karena mabuk dan terjatuh.

“Jadi korban terjatuh dan dalam keadaan mabuk karena meminum minuman keras dan ada saksi yang melihat korban sehari sebelumnya, melihat korban ada jatuh dan bangun sambil mengatakan ke saksi, habis minum miras,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang kakek ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai Jalan Merdeka, Kampung Padang, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (14/09/21) pagi. sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban diketahui bernama Baharudin (67), warga Jalan Sriwijaya, Kelurahan Tanjung Ketapang. Sebelum meninggal, korban sempat diberi pertolongan oleh warga karena terjatuh dan habis habis mengkonsumsi minuman keras.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan, melalui Kasat Reskrim AKP Galih Widyo Nugroho membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada orang meninggal dunia di lokasi tersebut sekitar pukul 06.00 Wib.

Menurut Kasat Reskrim, berdasarkan keterangan dari saksi, bahwa pada Senin (13/09/21) sekitar pukul 15.00 wib sempat bertemu dengan korban di lokasi kejadian perkara dengan kondisi terjatuh dan korban menceritakan kalau habis mengkonsumsi minuman keras.

“Dan informasi yang kami terima dari kepala lingkungan setempat bahwa korban memang tinggal di Kelurahan Tanjung Ketapang tetapi korban tidak memiliki rumah dan keluarga di Kelurahan Ketapang,” kata AKP Galih Widyo Nugroho. (Yusuf)

News Feed