oleh

Polisi Ungkap Pelaku Pembuangan Janin Di Comberan

 9 total views

BANGKA — Tidak perlu waktu lama, Polsek Sungailiat berhasil mengungkap terduga pelaku pembuangan janin bayi yang ditemukan warga di saluran air comberan di Lingkungan Nelayan II, Sungailiat, Selasa (28/05/2019) tadi pagi. Penemuan janin bayi itu sempat menghebohkan warga sekitar.

Kapolres Bangka melalui Kabag Ops Kompol Syarif Sophian menuturkan, orang tua janin bayi tersebut berinisial SN dan LK, keduanya warga Kecamatan Sungailiat. Kedua terduga pelaku berhasil diamankan, selang beberapa jam usai penemuan janin malang tersebut.

Menurut Sophian, setelah mendapat informasi dari mana janin tersebut berasal, Unit Reskrim Polsek Sungailiat mengamankan satu orang perempuan berinisial SN (30), salah satu karyawan Supermarket yang berada di wilayah Kecamatan Sungailiat ini.

“Untuk saat ini sedang dilakukan introgasi oleh Polsek Sungailiat. Kita lakukan pemeriksaan kepada perempuan ini terlebih dahulu, sedangkan untuk yang lainnya masih kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkapnya.

“Berdasarkan informasi awal ini, motif dari kejadian tersebut adalah sang perempuan ini malu, karena hamil diluar nikah,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi, kedua terduga pelaku membenarkan kejadian tersebut. Keduanya juga mengakui kesalahannya.

SN (30), terduga ibu si janin mengatakan, awalnya Dia sakit perut setelah meminum tiga butir obat aborsi sekaligus. Setelah janin itu keluar, SN spontan menyiram untuk membuang janinnya ke luar dari WC, sehingga janin itu terseret mengikuti air ke saluran comberan.

“Iya, awalnya bermula pada bulan Januari yang lalu, dan sekarang sudah berusia enam bulan. Awal mula Saya mual-mual dan sakit perut akibat meminum obat aborsi sekaligus 3 butir, baru keluar janinnya, dan secara spontan Saya menyiram keluar dari WC itu,” ungkap SN di Mapolsek Sungailiat, Selasa petang.

Sementara itu, pasangan SN, LK mengatakan, Dia membeli obat aborsi secara online seharganya Rp 1,7 juta.

“Saya pesen 10 hari puasa, dan seminggu baru sampai, baru Saya kasih obatnya ke SN. Kami sudah menjalin hubungan selama dua tahun,” ungkap LK.

Selanjutnya, SN dibawa ke Rumah Sakit, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Sementara LK langsung dilakukan penahanan untuk di proses lebih lanjut. (Sho/Mg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed