HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Polres Babar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Rapid Antigen Palsu

×

Polres Babar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Rapid Antigen Palsu

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Polres Bangka Barat telah menetapkan dua tersangka dalam kasus rapid antigen palsu oknum CPNS yang diamankan di Pelabuhan Tanjung Kalian pada Rabu ( 7/7 ) lalu.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto menjelaskan, tersangka pertama adalah HP ( 33 ), warga Banyuasin dan satu lainnya berinisial RJ ( 36 ), warga OKU, Sumatera Selatan.

Dijelaskan Agus, setelah dilakukan pemeriksaan rapid antigen terhadap kedua tersangka di Mako Polres sebelum penahanan, ternyata dua – duanya positif Covid – 19.

” Kemarin kita sudah tes orangnya ternyata positif orangnya dua – duanya. Untuk sementara kita isolasi di tahanan Polsek Muntok yang kebetulan sedang kosong,” jelas Kapolres Agus Siswanto dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus Rapid Antigen Palsu, di Mako Polres Bangka Barat, Senin ( 12/7 ) siang.

Menurut Agus, alasan HP menggunakan surat rapid antigen palsu saat hendak menyeberang ke Tanjung Api Api, Palembang, karena si tersangka tersebut takut di rapid dengan dicolok hidungnya.

Petugas Verifikasi mencurigai surat rapid antigen yang dibawa HP pun melakukan introgasi lebih lanjut sampai ia mengaku bahwa dokumen tersebut memang palsu.

” Berdasarkan intrograsi dari Tim Verifikasi yang memeriksa dokumen hasil rapid antigen tersebut, petugas merasa surat tersebut palsu diketahui dari kertasnya yang kasar dan gambar atau kop suratnya tidak berwarna sebagaimana yang asli dengan lambang dan kop yang berwarna,” terang Kapolres.

Pihak RSUD pun setelah dikonfirmasi memastikan bahwa surat hasil rapid antigen yang dibawa HP bukan dari mereka dan tidak ditanda tangani dr. Mariyah Ulfah, yang namanya dicatut dalam dokumen tersebut.

” Terhadap kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 263 Ayat 1 KUHP, ancamannya adalah maksimal 6 tahun penjara,” kata Agus.

Sedangkan barang bukti yang diamankan diantaranya, selembar surat hasil rapid antigen palsu, satu laptop, satu printer dan satu stempel berlogo RSUD Sejiran Setason. ( SK )