Polres Bangka Barat Tetapkan Tiga Kategori Tingkat Kerawanan TPS

HEADLINE141 Dilihat

BANGKA BARAT – Polres Bangka Barat telah mengklasifikasi tingkat kerawanan 511 TPS pada tahap pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 tanggal 17 April nanti menjadi tiga kategori.

Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Andi Haloho menjelaskan, klasifikasi tingkat kerawanan tersebut yaitu, TPS dengan kategori kurang rawan, cukup rawan dan sangat rawan.

” Melihat dari perkiraan intelijen kita, maka kami melihat disana bahwa ada 468 TPS itu kita nyatakan sebagai TPS yang kurang rawan. Sedangkan 36 TPS kita sebut sebagai TPS rawan. Dan tujuh TPS kita nyatakan sebagai TPS yang sangat rawan,” papar Kompol Andi Haloho pada rapat koordinasi persiapan Pemilu 2019 di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Kamis ( 11/4/2019 ).

TPS yang masuk kategori kurang rawan kata Andi, TPS yang lokasi keberadaannya tidak berpotensi konflik, aman dan mudah ditempuh oleh petugas PAM TPS.

” Untuk TPS rawan adalah lokasi yang berpotensi konflik sosial, berada pada pemukiman padat penduduk dengan jumlah pemilih pada TPS mendekati batas maksimal, komposisi salah satu pendukung paslon dengan militansi cukup tinggi, ada sejarah konflik atau aksi protes warga terhadap KPPS, dan posisi TPS yang cukup jauh dari pengelompokan dengan TPS lain,” paparnya.

Sedangkan TPS yang sangat rawan lanjut Kabag Ops, kriterianya adalah, lokasi TPS secara geografis sangat sulit ditempuh dan terpisah sangat jauh pengelompokan TPS, memiliki sejarah konflik atau aksi protes warga, berada di daerah konflik sengketa batas wilayah daerah kabupaten dan provinsi, kondisi masyarakat heterogen, dan pendukung pasangan calon presiden yang militansinya cukup tinggi.

Guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, Polres Bangka Barat membuat pola pengamanan sesuai dengan yang telah dibuat Mabes Polri.

” Untuk TPS – TPS yang masih kurang rawan, maka dibuatlah kekuatan personel kita disana yaitu dua Polri, delapan PPS dan 16 Linmas dibantu oleh rekan TNI nanti disana, karena rekan TNI telah membuat ploting sesuai dengan jumlah personel yang disiapkan dari Kodim,” ujar Andi.

Sedangkan untuk TPS rawan, di 36 TPS akan dijaga oleh dua Polisi, dua orang PPS dan empat orang Linmas dibantu TNI. ” Jadi disana nanti terlihat bahwa satu Polri untuk mengamankan satu TPS,” imbuh dia.

” Dan untuk TPS yang kita sebut sangat rawan tadi, disana akan kita tempatkan dua Polisi untuk satu TPS, dan dua Linmas untuk satu TPS-nya. Ini ada sekitar tujuh TPS. Untuk tempat – tempatnya itu telah kita buat sesuai dengan perkiraan dari intelijen kita,” sambungnya. ( SK )

Tinggalkan Balasan