oleh

Polsek Simpang Katis Ringkus Terduga Pelaku Penipuan

 19 total views

BANGKA TENGAH — Tidak butuh waktu lama, Kepolisian Sektor Simpang Katis berhasil meringkus Siska Ramadona ( 26 ), dan Ari Fahri ( 37), terduga pelaku tindak pidana pencurian dan penipuan di Toko Sembako milik Yul ( 38 ), warga Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah, Jum’at (26/07/2019) malam kemarin.

Kejadian pencurian dan penipuan ini dibenarkan Oleh Kapolsek Simpang Katis, AKP Raden Hasir SH. Dia mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Suwandi (40), kerabat korban yang melaporkan tindak pidana penipuan dengan modus membawa lari anak di bawah umur, seperti yang tertuang dalam Laporan Polisi, nomor : LP/B-264/VII/2019/BABEL/RES BATENG/SEK KATIS, tanggal 26 Juli 2019.

“Iya, benar, kita mendapat laporan dari salah seorang kerabat korban, yang melaporkan kejadian pencurian dan penipuan serta melarikan anak di bawah umur, berbekal informasi ciri-ciri pelaku dari saksi. Alhamdulilah, pelaku Siska Ramadona ( 26 ) dan Ari Fahri ( 37) berhasil kita ringkus saat berada di Penginapan Galaxi Pangkalpinang. Lalu kedua pelaku berserta barang bukti 1 Unit Mobil Honda Brio warna putih BN-1273-PY, 2 karung beras 10 KG dan 4 karung beras 5 KG, Uang tunai sebesar Rp. 650.000, diamankan di Mapolsek Simpang Katis guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya seizin Kapolres Bangka Tengah, Sabtu (27/07/2019).

Dikatakan Kapolsek, menurut keterangan dari saksi – saksi Yul (38 ) selaku pemilik toko, dan anaknya Rd (13 ), awalnya terduga pelaku datang ke toko berpura-pura berbelanja bahan sembako, seperti Beras, Kopi, Gula Mie Instan, dan Rokok.

“Pelaku ini datang ke toko pura-pura membeli 2 karung beras cap Jeruk masing-masing dengan berat 10 KG, 4 karung beras cap TR dengan berat masing-masing 5 KG, 50 bungkus Kopi cap Kingkong, 2 bungkus Gula Pasir masing-masing dengan berat 5 KG, 2 dus mie instant, dan 2 bungkus rokok Sampoerna Menthol,” lanjutnya.

Dilanjutkan Kapolsek, lalu pelaku meminta kepada Yul untuk menyuruh Rd memasukkan barang pesanan pelaku ke dalam Mobil HONDA Brio yang digunakan oleh pelaku.

“Setelah semua barang masuk kedalam mobil, kemudian terduga pelaku meminta sejumlah uang kepada Yul untuk ditukarkan dengan jumlah Rp. 1.500.000. Setelah itu Yul memberikan uang pecahan Rp. 50.000 sebanyak 30 lembar kepada terduga pelaku. Lalu Yul meminta uang pecahan Rp.100.000 sebanyak 15 lembar kepada terduga pelaku, namun dengan alasan tidak membawa uang yang ingin ditukarkan tersebut, terduga pelaku menyuruh Rd untuk ikut besamanya ke rumah untuk mengambil uang yang dijanjikan tersebut,” jelasnya.

“Lalu pelaku pergi bersama Ridho menuju ke arah Pangkalpinang. Tetapi sekira pukul 21.20 WIB, Rd pulang ke rumah tanpa membawa uang yang dijanjikan oleh terduga pelaku tersebut. Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 2.615.000, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Simpang Katis untuk diproses lebih lanjut,” kata Dia. (Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed