BANGKAHEADLINE

Program Kampung Tegap Mandiri Masih Berjalan

12
×

Program Kampung Tegap Mandiri Masih Berjalan

Sebarkan artikel ini

BANGKA — Pendirian Kampung Tegep Mandiri atau KTM yang merupakan program Polri khususnya Polda Babel, saat ini masih berjalan. Program itu terbit saat negeri dilanda pandemi virus Corona.

Untuk di provinsi Babel sendiri KTM sudah didirikan dibeberapa wilayah termasuk Kelurahan, Desa hingga Kecamatan, seperti halnya mendirikan posko hingga memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam sebagai bahan ketahanan pangan di masa pandemi virus Corona.

Seperti yang dikatakan oleh Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, saat diwawancarai via telepon selularnya, Sabtu (23/01) malam.

Kapolda menyebutkan, saat ini program gagasan Polri itu masih tetap berjalan, bahkan kata dia akan dilakukan perlombaan terhadap kegiatan itu.

” Masih, masih berjalan terus, semakin digiatkan, jadi disamping di tahun 2021, kita lombakan juga secara umum, seperti yang tahun 2020, kita juga melombakan per klaster, jadi klaster-klaster itu yang kita pilih klaster tempat ibadah, masjid, kemudian klaster pesantren, klaster wisata, rumah makan, kafe, satu lagi pasar,” Ungkapnya.

Bahkan kata Kapolda, kegiatan itu akan dilombakan di tingkat daerah hingga tingkat provinsi.

” Dan itu saya sudah mengirimkan surat kepada Bupati dan Walikota untuk melombakan ditingkat daerah, nanti di daerah yang diunggulkan akan dipertandingkan ditingkat provinsi, Pak Gubernur juga setuju untuk menyiapkan apresiasi lah kepada mereka yang dianggap terbaik,” Jelasnya.

Disamping itu, masih kata Kapolda, program KTM ini berdampak bagus, sebab kata dia, dengan adanya program ini masyararakat bisa dibimbing dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan.

” Iya kampung tegep mandiri memang terbukti yaa bagus untuk mengajak masyarakat, membimbing masyarakat, menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang perlunya menjalankan protokol Covid,” Kata dia.

Kapolda juga mengatakan, meski kegiatan ini belum efektif contohnya dalam bercocok tanam, namun ada sebagian dari daerah yang menjadi tempat didirikannya KTM sudah melakukan panen terhadap bahan pangan yang ditanam. (Randhu)