oleh

PT Timah Bangun Belasan Rumah Layak Huni

* Prioritas Warga Kurang Mampu

PANGKALPINANG — Sepanjang tahun 2019, PT Timah Tbk membangun 12 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) atau rumah sehat bagi masyarakat tidak mampu.

Pembangunan RTLH melalui program Coorporate Social Responsibilty atau CSR ini, sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat memiliki rumah sehat yang layak.

Mengutif okeybozz.com, Rabu (08/01/2020), Direktur Utama PT Timah Tbk melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Anggi Siahaan mengungkapkan, adanya program ini juga sebagai bentuk sinergi PT Timah Tbk dengan pemerintah daerah, dalam mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat Bangka Belitung.

PT Timah melalui dana CSR-nya bidang Bina Lingkungan membangun sembilan unit rumah layak huni, tujuh di antaranya di Bangka Barat, satu di Pangkalpinang dan satu lagi merenovasi rumah layak huni kebakaran di Pangkalpinang.

Sedangkan pembangunan tiga RTLH ini dikerjakan di Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, yang tersebar di Simpang Katis (Bangka Tengah) satu unit, satu unit di Desa Jurung ( Bangka), dan di Lepar Pongok (Bangka Selatan) satu unit.

“Rumah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat, kita berupaya memberikan bantuan RTLH atau yang kita sebut dengan rumah sehat, yang dibangun lengkap dengan sanitasinya,” ungkap Anggi Siahan di Pangkalpinang.

Lebih lanjut, Anggi mengatakan, melalui BUMN Hadir Untuk Negeri, PT Timah juga ikut berkontribusi dalam membangun rumah layak huni sebanyak sepuluh unit di tahun 2019.

Sepuluh unit rumah layak huni dibangun di Kabupaten Bangka tiga unit, Kabupaten Bangka Selatan dua unit, Kabupaten Bangka Tengah dua unit, Kabupaten Belitung satu unit, dan Kabupaten Belitung Timur satu unit.

Untuk tahun 2020, Anggi menyebutkan, PT Timah Tbk berencana akan membangun 20 unit rumah sehat di wilayah operasional perusahaan. Pembangunan rumah layak huni betul-betul diberikan bagi masyarakat yang kurang mampu, namun dibangun diatas lahan sendiri.

“PT Timah bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder, sehingga semakin cepat untuk mengatasi persoalan rumah layak huni. Rumah ini menjadi gerbang utama untuk kita membentuk sumber daya manusia, kesehatan keluarga, dan pendidikan, sehingga sudah selayaknya rumah yang ditempati harus sehat,” kata dia. (Red)

Sumber: okeybozz.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed