oleh

Puluhan GTT dan PTT Kembali Mengadu ke DPRD Babar

 16 total views

BANGKA BARAT – Syarifah Rodayah, S.Pd.SD., bersama puluhan rekan – rekan senasibnya, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Bangka Barat, kembali mendatangi Kantor DPRD Bangka Barat.

Kedatangan para guru ini disambut dengan audiensi yang digelar di Gedung Mahligai Betason 2 DPRD Bangka Barat di Dusun Daya Baru, Desa Belo Laut, Muntok, Senin ( 1/4/2019 ) sore.

Audiensi dipimpin Ketua DPRD Bangka Barat, Drs. Samsir didampingi Wakil Ketua 1, Meidi Hestri. Hadir pula anggota wakil rakyat diantaranya, Alha Agus, Na’im, Nendar Firdaus dan Sayuti.

Dari pihak Pemda Bangka Barat tampak hadir diantaranya, Sekretaris Daerah H. Yunan Helmi, Kepala BKPSDM, Heru Warsito, Kepala BPKAD, Abimanyu dan segenap Kepala OPD.

Syarifah Rodayah selaku juru bicara mengatakan, kedatangan mereka bertujuan hendak menyampaikan aspirasi mengenai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K ). Dia mengungkapkan, dari 34 orang pengaju P3K, yang lulus passing grade hanya 16 orang.

” Kami datang disini mohon kepada Pak Dewan, seluruh anggota yang ada di Kabupaten Bangka Barat untuk memperjuangkan teman – teman kami semuanya harus lulus P3K,” kata Syarifah.

Menanggapi hal itu, Kepala BKPSDM Bangka Barat, Heru Warsito mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil seleksi P3K tahap pertama dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB ). Begitu pula untuk seleksi tahap kedua, pihaknya masih menunggu. Bila ada seleksi tahap kedua, dia berjanji akan menginformasikannya.

Heru melanjutkan, jumlah peserta peserta P3K di Bangka Barat yang mengikuti seleksi sebanyak 48 orang dari tenaga pendidikan dan penyuluh pertanian.

Peserta yang lolos passing grade untuk penyuluh pertanian sebanyak 12 orang, sedangkan tenaga pendidikan 16 orang.
” Dari 34 itu kami usulkan lagi ke Menpan RB agar bisa lulus semua, hingga saat ini kami masih menunggu hasil,” ungkapnya. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed