oleh

Puluhan Penambang Datangi Kantor Desa Riding Panjang

BANGKA — Sejumlah masyarakat Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, mendatangi Kantor Kepala Desa Riding Panjang, terkait Tambang Inkonvensional (TI) Rajuk di aliran sungai Perimping untuk segera beroperasi.

Salah satu warga, Vernandes mengatakan, dirinya bersama masyarakat yang lain menambang hanya untuk mencari makan saja.

“Kami di situ (menambang) hanya mau cari makan, kami mau makan, kami hanya mau cari isi perut, dan yang bekerja disitu ribuan orang. Sekarang ada penyetopan, sekarang kami mau berangkat kerja juga,” ungkapnya saat diminta keterangan terkait kedatangannya ke Kantor Desa Riding Panjang, pada Jum’at (03/01/2020).

Sementara itu, Surya Darma, selaku Kepala Desa Riding Panjang mengatakan, Pemerintah Desa hanya bisa menampung aspirasi dari masyarakat, untuk masalah perizinin bukan kapasitas Desa.

“Pihak desa hanya menampung aspirasi, kalau memberi izin bukan kapasitas kami, nanti kita akan kami musyawarah juga,” kata dia.

Ia juga mengatakan, langkah-langkah kedepan akan koordinasikan dengan pihak kecamatan solusinya seperti apa.

“Kita akan koordinasi ke pihak kecamatan terkait masalah ini, solusinya seperti apa? Apapun hasil musyawarah nanti kita akan dukung tinggi,” ujarnya.

Terpisah, Camat Belinyu, Syarli Nopriansyah mengatakan, pihak kecamatan hanya mengedepankan keinginan masyarakat.

“Kami dari pihak kecamatan mengedepankan keinginan masyarakat seperti apa? Dan kami juga menginginkan aspek legalnya. kalau memang untuk kesejahteraan masyarakat, kita usahakan ini bisa legal,” ungkap Syarli.

Ia menambahkan, dirinya akan melihat hasil akhir nanti pada saat musyawarah antara Forkopimcam Belinyu.

“Nanti kita akan undang Forkopimcam untuk duduk bersama, supaya dikemudiaan hari tidak ada lagi permasalahan, sehingga hasil akhirnya nanti di musyawarah,” demikian Syarli. (Sho)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed