oleh

Ranwal RPJMD Pemkab Babar Kantongi 12 Rekomendasi Dari Dewan

 36 total views

BANGKA BARAT — Kendati telah disetujui secara aklamasi, Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Pemkab Bangka Barat periode 2021 – 2026 mengantongi 12 butir rekomendasi dari DPRD.

Ketua Panitia Khusus Ranwal RPJMD, Samsir menyampaikan rekomendasi tersebut dalam Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Terhadap Ranwal RPJMD 2021 – 2026 di Gedung Mahligai Betason II, Senin ( 14/6 ).

Dari keduabelas butir rekomendasi tersebut, ada beberapa hal yang disoroti anggota DPRD Bangka Barat. Diantaranya, peningkatan kualitas dunia pendidikan termasuk kesejahteraan para tenaga pendidik, peningkatan pelayanan kesehatan baik di RSUD Sejiran Setason dan Puskesmas yang ada serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

Menurut Samsir, rendahnya PAD Bangka Barat saat ini harus benar – benar menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
Pemda diharapkan dapat menggali potensi – potensi baru sumber PAD dan memaksimalkan sumber – sumber pendapatan yang sudah ada.

” Jadi untuk PAD kami berharap betul dalam penyusunan RPJMD ini rencana pembangunan selama 5 tahun ke depan, kita harus betul – betul fokus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Ada potensi – potensi baru yang memang bisa digali, nah ini tolong di maksimalkan,” cetus Samsir.

Ditambahkan Samsir, di Bangka Barat masih banyak daerah – daerah yang belum terjangkau jaringan komunikasi. Hal itu menjadi masalah karena berkaitan dengan dunia pendidikan di masa pandemi yang banyak mengandalkan belajar online atau daring.

” Pemerintah Daerah diharapkan membuat kebijakan untuk pemerataan komunikasi. Ini menjadi permasalahan juga. Masih banyaknya blank spot daerah – daerah yang belum terjangkau. Ini berimbas kepada upaya kita untuk memajukan pendidikan. Saat ingin ujian kita terkendala masalah jaringan. Internet nggak bisa dibuka,” ujarnya.

Hal lain yang juga menjadi perhatian anggota dewan dalam Ranwal RPJMD yaitu peningkatan hubungan antar daerah untuk mendukung perekonomian dan pariwisata di Bangka Barat.

” Itu rekomendasi Tim Pansus lebih banyak menyampaikan isu – isu strategisnya. Untuk selanjutnya kami percaya kepada Pemda bagaimana membuat suatu kebijakan terhadap rekomendasi yang Tim Pansus buat,” harap Samsir. ( SK )

News Feed