BANGKA BARATHEADLINE

RAPBD-P Tahun 2021, Pemkab Babar Proyeksikan Pendapatan Rp. 934 Milyar

×

RAPBD-P Tahun 2021, Pemkab Babar Proyeksikan Pendapatan Rp. 934 Milyar

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memproyeksikan pendapatan sebesar Rp. 934.007.927.906,77, pada Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2021.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming dalam Rapat Paripurna Penyampaian Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara ( KUPA – PPAS) 2021, di Gedung Mahligai Betason II, Kantor DPRD Bangka Barat, Senin ( 16/8 ).

Dikatakan Bong Ming Ming, sebelum perubahan, pendapatan semula diproyeksikan sebesar Rp. 815.004.285.688,00. Dengan demikian terjadi pernambahan sebesar Rp. 119.003.642.218,77.

Sedangkan Pendapatan Asli Daerah semula diproyeksikan sebesar Rp. 74.134.746.118,00, menjadi Rp. 75.186.734.688,77 atau bertambah sebesar Rp. 1.051.988.570,77.

Pendapatan transfer semula diproyeksikan sebesar Rp. 716.030.819.570,00 menjadi sebesar Rp. 827.031.808.409,00 atau bertambah sebesar Rp. 111.000.988.839,00.

” Lain – lain pendapatan daerah yang sah semula diproyeksikan sebesar Rp. 24.838.720.000,00, menjadi Rp. 31.789.384.809,00, atau mengalami peningkatan sebesar Rp. 6.950.664.809,00,” imbuh dia.

Untuk belanja, semula diproyeksikan sebesar Rp. 875.343.297.943,00 menjadi Rp. 945.431.130.469,24 atau naik sebesar Rp. 70.087.832.526,24 sehingga dengan perbandingan antara total pendapatan dengan total belanja daerah, maka terdapat defisit sebesar Rp. 11.423.202.562,47.

” Defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp. 11.423.202.562,47 yang terdiri dari penerimaan pembiayaan semula diproyeksikan sebesar Rp. 66.339.012.255,00 menjadi Rp. 11.423.202.562,47 atau menurun sebesar Rp. 54.915.809.692,53 dan pengeluaran pembiayaan semula direncanakan sebesar Rp. 6.000.000.000,00 pada perubahan dihapuskan,” katanya.

Bong Ming Ming menambahkan, dengan melihat Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD ini ditujukan pengalokasian anggaran dalam upaya peningkatan pencapaian pembangunan tahun anggaran 2021, korelasi dalam pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan provinsi dan nasional, pencapaian indikator makro yang ditargetkan oleh Kabupaten Bangka Barat serta indikator sasaran yang ditetapkan, terutama terkait dengan penanganan Covid – 19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional.

” Harapannya dengan hasil evaluasi serta disusunnya perencanaan pembangunan di tahun 2021 ini, pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah dan terkendali sehingga sasaran pembangunan daerah yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ucap Bong Ming Ming.

Ketua DPRD Bangka Barat Marudur Saragih selaku pimpinan rapat mengatakan, DPRD melalui Badan Anggaran bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah akan membahas KUPA PPAS tahun 2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ( SK )