oleh

Residivis Spesialis Curanmor Bersenpi Dilumpuhkan Di Belinyu

BANGKA — Tersangka kasus pencurian dengan pemberatan, HY (48) dan AM (29), yang menjadi target Satuan Reskrim Polres Bangka, berhasil diamankan di Belinyu, belum lama ini.

Kedua tersangka tersebut telah mengantongi setidaknya lima Laporan Polisi di Polres Bangka, dengan kasus Curanmor di wilayah Kecamatan Belinyu, Kecamatan Bakam, Kecamatan Riau Silip, dan Kecamatan Merawang.

“Dalam melakukan aksinya, tersangka HY bersama rekannya AM bembawa Senpi jenis pistol berwana hitam dengan tiga butir amunisi aktif. Senpi itu dibeli dari Sumsel, dengan harga tiga juta rupiah,” ungkap Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Kamis (02/04/2020) malam.

Salah satu TKP Curanmor di Desa Lumut, Kecamatan Belinyu. Modus operandi pelaku adalah dengan merusak kontak motor milik korban, yang pada saat itu sedang terparkir di pondok bekas tambang, dengan kondisi stang terkunci. Atas kejadia tersebut korban mengalami kerugian enam juta rupiah.

Dari ungkap kasus tersebut, penyidik Satuan Reskrim Polres Bangka, bersinergi dengan Satuan Reskrim Polres Babar, melakukan pengembangan untuk menemukan barang bukti motor yang lain.

Usaha tak mengkhianati hasil. Dengan kegigihan tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Bangka, berhasil mengamankan BB Ranmor sejumlah enam unit, yaitu satu Yamaha MIO GT warna merah hitam, satu Honda CRF 150 L warna merah putih, satu Honda beat warna hitam, satu Honda Absolut Revo warna Hitam, satu Suzuki Satria F 150 warna hijau hitam, satu Yamaha Fino warna putih.

“Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Bangka juga mengamankan satu Senpi jenis pistol beserta magazine dan tiga butir amunisi aktf, juga narkoba jenis Shabu-shabu seberat 4,9 gram,” terang AKBP Aris Sulistyono.

Masih kata Kapolres, pengungkapan pelaku residivis Curanmor bersenpi antar pulau yang juga menguasai narkoba, memang sudah menjadi target khusus, agar tidak meresahkan masyarakat di saat situasi darurat bencana non alam, yaitu merebaknya virus corona atau Covid-19 saat ini.

“Dari ungkap kasus tersebut, akan dilakukan penyidikan lebih lanjut terhadap pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut. Penyidik juga masih terus melakukan pengembangan,” demikian AKBP Aris Sulistyono. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed