oleh

Ribuan Ton Zirkon Gagal Keluar, KSOP Beberkan Kekurangan Dokumennya

PANGKALPINANG — Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) IV Pangkal Balam, Izuar, mengatakan ribuan ton row material Zirkon yang berada di Tongkang Berkat Mandiri 33, akan segera dipindahkan kembali ke gudang.

Munurut izuar, sejak dimuat pada Senin (08/07/2019) lalu, hingga kini Tongkang Berkat Mandiri 33 itu tak kunjung berlayar, lantaran hingga kini si pemilik mineral ikutan timah itu tidak dapat melengkapi sejumlah dokumen penting lainnya, sebagai syarat administrasi agar zirkon itu bisa keluar.

“Ada tiga dokumen yang tidak bisa dipenuhi oleh pemilik barang, di antaranya Surat Keterangan Produksi, Laporan Surveyor, dan belum membayar royalti ke Pemda setempat” ungkap Izuar, Kamis (24/10/2019).

Lebih lanjut Izuar menuturkan, pihaknya telah mengeluarkan izin Olah Gerak sejak tiga hari lalu. KSOP masih menunggu pihak agensi, kapan zirkon itu akan dibongkar.

“ Izin Olah Gerak sudah dikeluarkan sejak tiga hari lalu, tinggal kapan action agen untuk membongkar barang itu?” kata dia.

Izuar berharap pembongkaran cepat dilakukan oleh pihak agen, mengingat kondisi Tongkang Berkat mandiri 33 yang bermuatan ribuan mineral ikutan timah itu sudah bocor, sehingga air masuk kedalam Tongkang. Sementara zircon yang dikemas dalam Jumbo Bag juga sudah terkena air, sehingga kondisi Jumbo Bag itu juga sudah mulai ada yang rusak.

“Kondisi tongkang sudah miring. Kalau tidak cepat dibongkar zircon itu, lama kelamaan akan tenggelam, dan berakibat mempengaruhi lalu lintas kapal, baik masuk maupun keluar pelabuhan,” demikian Izuar. (R78)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed