oleh

RSUDH Pangkalpinang Gelar Simulasi Penanganan Pasien Covid 19

PANGKALPINANG — Rumah Sakit Umum Depati Hamzah Kota Pangkalpinang menjadi salah satu rumah sakit yang ada di Indonesia untuk menggelar simulasi dalam penanganan pasien yang diduga terinfeksi Covid 19 atau yang biasa dikenal dengan virus Corona.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama RSUDH Kota Pangkalpinang, dr. Muhammad Fauzan, bahwa simulasi tersebut untuk mengantisipasi jika kemungkinan terburuk ada pasien yang diduga terinfeksi virus tersebut agar dapat ditangani secara sigap.

“Simulasi ini untuk mengantisipasi saja, jika memang kemungkinan ada yang diduga suspect virus tersebut bisa langsung cepat ditangani,” ungkap dr. Fauzan. Sabtu (07/03/2020) kemarin, di RSUDH Pangkalpinang.

Lanjutnya, jika memang ada pasien dari klinik lain, yang dibawa ke IGD dengan tanda – tanda sesak nafas, demam, batuk, dan flu, yang diduga suspect tersebut akan langsung dibawa ke ruang isolasi yang terpisah jauh dari pasien lainnya.

“Jika memang ada pasien yang diduga tersebut, akan kita tangani dan kita akan berikan pasien masker terlebih dahulu. Setelah itu dari ruang poli baru langsung dibawa keruang isolasi yang khusus terpisah jauh dari pasien lainnya,” jelas dr. Fauzan.

Akan tetapi, dijelaskannya jika memang ada pasien rujukan dari rumah sakit, baik dari luar maupun dalam Kota Pangkalpinang, maka akan langsung dibawa ke ruang isolasi khusus.

“jika memang ada pasien dari rujukan rumah sakit lain, pasien yang dari ambulance tersebut langsung dibawa kesini dan disambut serta ditangani oleh petugas untuk dibawa keruangan yang sudah disiapkan khusus untuk pasien isolasi,” ucap dr. Fauzan.

Menurutnya untuk ruangan yang sudah direnovasi tersebut sudah memenuhi standart oleh komite pencegahan pengendalian infeksi.

“Inikan sudah 2 atau 3 minggu yang lalu direnovasi. Dan ini sesuai dengan standart yang dibuat oleh komite pencegahan pengendalian infeksi di RSUDH Pangkalpinang,” katanya.

Dikatakannya, untuk ruang perawatan sudah disiapkan 3 kamar ruang isolasi dengan ruangan IGD khusus tersendiri.

Dr.Fauzan juga menegaskan walaupun ada pasien yang diduga suspect tersebut masuk ke RSUDH Pangkalpinang ini, masyarakat untuk tidak terlalu panik atau khawatir, karena ruangan tersebut jauh dari ruangan – ruangan lainnya.

“Walaupun ada pasien yang diduga tersebut masuk kesini, masyarakat jangan panik, karena ruangan ini jauh dari ruang perawatan dan tidak bercampur dengan ruangan isolasi lainnnya. Jadi tidak perlu khawatir,” jelasnya.

Dirut RSUDH Pangkalpinang ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik untuk menanggapi Covid 19 atau virus Corona ini selama bisa menjaga pola hidup dengan teratur.

“Kepada masyarakat untuk tidak terlalu panik. Asal tetap menjaga kontak fisik dengan yang terduga tersebut dengan jarak lebih dari 2 meter itu tidak akan terjangkit. Dan juga kalau ada kontak dengan apapun seperti pegang gagang pintu diangkutan umum maupun dijalanan, untuk tidak menyentuh muka sebelum cuci tangan terlebih dahulu,” imbuhya. (Iqbal)

Simulasi Penanganan Pasien Covid 19 di RSUDH Pangkalpinang

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed