HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Salah Satu Tersangka Diduga Palsukan Tandatangan Dokter RSUD Sejiran Setason

×

Salah Satu Tersangka Diduga Palsukan Tandatangan Dokter RSUD Sejiran Setason

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Dua tersangka pelaku pemalsuan surat rapid antigen, HP ( 33 ), warga Banyuasin dan RJ ( 36 ), warga OKU, Sumatera Selatan mempunyai peran masing – masing dalam melancarkan aksinya.

Menurut Kasat Reskrim AKP Robby Setiadi Purba, HP bertugas mengetik surat memakai laptop dan mencetaknya dengan printer milik mereka sendiri. Dia juga menggunakan dokumen tersebut untuk menyeberang ke Tanjung Api Api, Palembang.

Sedangkan rekannya, RJ berperan membuat stempel berlogo RSUD Sejiran Setason dan memalsukan tanda tangan salah satu dokter RSUD SS yang namanya dicatut dalam dokumen tersebut, dr. Mariyah Ulfah.

” RJ perannya adalah dia yang menandatangani surat rapid palsu dan menggunakan stempel berlogo RSUD Sejiran Setason,” jelas Robby saat Konferensi Pers di Gedung Catur Prasetya, Mako Polres Bangka Barat, Senin ( 12/7 ).

Menurut Robby, lima barang bukti yang diamankan, diantaranya satu laptop dan printer, sebatang pulpen serta stempel digunakan kedua tersangka untuk membuat surat rapid antigen palsu tersebut.

” Barang bukti yang kita amankan, surat rapid antigen yang diduga palsu, satu buah stempel berlogo RSUD, mereka buat sendiri. Ada laptop yang digunakan untuk membuat surat ini. Selanjutnya ada pulpen dan printer, ada 5 BB-nya,” papar Robby.

Fakta lain pun terungkap dari kedua tersangka yang kini diisolasi di tahanan Polsek Muntok tersebut. Setelah dilakukan rapid antigen sehari sebelum penahanan, keduanya dinyatakan positif Covid – 19.

Selain itu, setelah dikonfirmasi ke Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bangka Barat, ternyata keduanya adalah CPNS. ( SK )