oleh

Sampai November, Sudah 47 Kasus Penyalahgunaan Narkoba Terungkap

BANGKA — Badan Narkotika Nasional atau BNN Kabupaten Bangka, melakukan penyuluhan narkoba di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Selasa (24/11) pagi, di balai Dusun Riding Panjang.

Hal ini dilakukan mengingat tingginya angka penyebaran narkoba meski negeri dilandan pandemi virus Corona.

Acara itu dihadiri oleh Kepala Desa Riding Panjang Surya Darma dan dibuka oleh Abdul Manan selaku Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat terhadap narkotika, BNN Kabupaten Bangka, serta Kasat Narkoba Polres Bangka IPTU Irwan Haryadi selaku narasumber.

Abdul Manan mengatakan, hal ini diharapkan agar masyarakat lebih mengerti dengan pemahaman bahaya narkoba.

” Minimal ada informasi ini masyarakat mengetahui penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bangka. Mana yang zona merah, mana yang ciri-ciri narkoba, jadi dapat informasi yang penting, untuk aspek hukumnya juga seperti yang disampaikan Pak Kasat Polres Bangka,” Kata Abdul Manan.

Abdul Manan juga berharap masyarakat dapat menerapkan pola hidup yaitu hidup 100 persen, sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa narkoba.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Bangka, IPTU Irwan Haryadi menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam penyuluhan ini, dari mulai pemahaman tentang narkoba, jenis narkoba beserta golongan serta sanksi hukuman yang diberikan sesuai undang-undang nomor 35 tentang narkoba.

” Untuk penyuluhan ini kita memberi pengarahan kepada masyarakat Desa Riding Panjang ini yang pertama, kita sampaikan tentang jenis narkobanya sesuai undang-undangnya biar tahu narkobanya, gimana bentuk narkobanya dan golongannya, biar masyarakat tahu,” ungkap Irwan.

” Terus bentuknya, gejalanya, dan efeknya juga, biar masyarakat tahu. Terus, setelah kita kasih itu kita kasih tau juga kepada masyarakat tentang bahayanya, sesuai dampak sanksi hukumnya undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba yaitu sanksi penjara dengan denda,” Ungkap IPTU Irwan usai acara tersebut.

Lanjut IPTU Irwan, terhitung sejak tahun 2019 hingga sekarang puluhan kasus penyalahgunaan narkotika telah ditangani pihak Polres Bangka, untuk itu dia berharap masyrakat juga dapat berperan aktif dalam membatu Kepolisian dalam memberantas pencegahan narkoba.

” Kalau perbedaan di tahun 2019-2020, kalau dari 2019 dari data kita itu sampai Desember kemarin ada 48 kasus, sampai sekarang tahun 2020 di November ini sudah 47 kasus, kemungkinan bisa nambah, untuk barang buktinya juga itu meningkat. Karena masa pandemi ini tidak menyurut para pengedar untuk mengedarkan narkobanya. Makanya harapan kami kepada masyarakat, kalau memang ada di sekitarnya atau di daerahnya ada penyalahgunaan narkoba tolong dilaporkan,” Demikian IPTU Irwan. (Randhu)

News Feed