oleh

Sat Pol PP Babar Ciduk Sembilan Orang Penghuni Kost dan Penginapan

BANGKA BARAT — Operasi Yustisi yang digeber Satuan Polisi Pamong Praja Bangka Barat berhasil menjaring empat wanita dan lima pria yang tidak mempunyai E – KTP.

Operasi yang menyasar rumah kost di Kampung Air Samak Kelurahan Tanjung dan Penginapan Belakang Cafe Al Lapangan Golf Jalan Raya Peltim Muntok ini dilaksanakan pada Kamis ( 12/12/2019 ) pagi.

Kesembilan orang yang terjaring yaitu, Abu Bakar warga Toboali, Herwin warga Sungailiat, Suriani warga Palembang, Okta warga Lampung, Prika Cantika warga Muntok, Tiara warga Barokah Muba, Nabila Sukma Lita warga Palembang, Fredy warga Palembang dan Abdullah warga Belitung.

” Dari sembilan orang yang terjaring hanya satu orang yang memiliki KTP asli atas nama Nabila. Sedangkan yang lainnya hanya memegang KTP foto copy, dan ada juga yang KTP-nya sudah mati,” jelas Kasat Pol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama, Kamis (12/12/2019).

Saat diperiksa di Kantor Pol PP, Okta dan Prika mengaku bahwa mereka pasangan suami istri. Namun saat ditanya Buku Nikah, pasangan ini tidak dapat menunjukkannya.

Menurut Okta, kedatangan dia ke Muntok untuk menjemput istrinya, Prika. Tapi karena sepeda motornya rusak, dia terpaksa menginap di kost istrinya itu.

Berbeda dengan Okta, Bunga ( 19 ) mencoba mengelabui Pol PP dengan menggunakan KTP orang lain yang ia akui sebagai miliknya.

Menurut Sidarta, KTP yang ditunjukkan Bunga ke anggotanya adalah milik Pikiana. Bunga gagal mengelabui petugas Pol PP, karena setelah diamati, wajah pada foto di KTP tersebut tidak mirip dengan wajah Bunga. Gadis belia ini pun kembali berdalih bahwa KTP tersebut milik kakaknya.

” Setelah diamati, KTP yang ditunjukkan Bunga tidak mirip wajahnya dengan dia. Kemudian dia berdalih lagi, bilang itu KTP kakaknya,” kata Sidarta. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed