HANKAMTIBMASHEADLINE

Sat Polair Polres Babar Siapkan 3 Jenis Vaksin untuk Nelayan

×

Sat Polair Polres Babar Siapkan 3 Jenis Vaksin untuk Nelayan

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Sat Polair Polres Bangka Barat kembali membuka gerai vaksin di Pelabuhan Ikan, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Jumat ( 19/11 ).

Dalam kegiatan kali ini, Sat Polair menyiapkan 200 dosis terdiri dari tiga jenis vaksin. Ketiga vaksin tersebut yaitu Sinovac, AstraZeneca dan Pfizer.

” Agar mereka tidak pulang dengan tangan kosong, kita juga menyiapkan oleh – oleh 5 kilogram beras buat masyarakat yang divaksin,” ujar Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya.

Menurut Candra, target vaksinasi kali ini adalah masyarakat pesisir di Kelurahan Tanjung, khususnya wilayah Pelabuhan Ikan atau biasa disebut penduduk setempat dengan nama Pelabuhan Limbung. Tidak hanya nelayan Bangka Barat, nelayan daerah lain yang berlabuh pun boleh mendaftarkan diri di gerai vaksin tersebut.

Candra menambahkan, vaksinasi ini masih dalam rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi Polairud ke – 71.

Kegiatan lain yang sudah dilakukan diantaranya bakti sosial bersih – bersih Pantai Batu Rakit dan donor darah di Mako Polres Bangka Barat.

” Kegiatan vaksinasi ini juga untuk membantu pemerintah khususnya Polri dalam pemberian vaksin ke masyarakat, dengan sasaran masyarakat sekitar dan nelayan,” lanjut Candra.

Dia bersyukur sejauh ini masyarakat nelayan cukup koorporatif. Bahkan nelayan luar Bangka Barat pun bersedia divaksin.

” Pembagian beras juga salah satu teknik kita, agar animo semakin banyak dan secara tidak langsung kita juga membantu mereka,” kata Candra.

Nanang ( 31 ), salah seorang nelayan yang ikut divaksin di Pelabuhan Ikan merasa bersyukur dan mengapresiasi kegiatan yang dimotori Sat Polair Polres Bangka Barat ini.

Sebab menurutnya, ia belum divaksin karena tidak mempunyai waktu datang ke gerai. Namun hari ini karena lokasinya dekat, Nanang pun bisa meluangkan waktu untuk mendapatkan vaksinasi.

” Alhamdulillah lah nggak perlu jauh – jauh ke tempat vaksin. Kalau selama ini belum vaksin karena susah kalau jauh. Kita ini kan nelayan sehari-harinya di laut sama pelabuhan, jadi kalau vaksin di pelabuhan jadi nggak ada alasan nggak vaksin,” ucap Nanang. ( SK )