oleh

Saudara Beny, Selamat Datang Di Kejaksaan Negeri Bangka

BANGKA — Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Rielke Jefri Huwae, mengucapkan selamat datang kepada Beny Harkat, pejabat Kepala Seksi tindak Pidana Khusus Kejari Bangka yang baru dilantik.

Mantan Jaksa Fungsional Kejari Sumber, Kabupaten Cirebon itu, menggantikan Kasi Pidsus yang lama Aditia Sulaeman, yang akan menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sukabumi, Jawa Barat.

“Kepada saudara Beny, saya ucapkan selamat datang, dan selamat bergabung dengan rekan-rekan di Kejaksaan Negeri Bangka,” ucap R. Jefri Huwae usai memimpin Sertijab Kasi Pidsus di Aula Kejari Bangka, Selasa (17/03/20200 petang.

Jefri Huwae melanjutka, selama menjabat Kasi Pidsus Kejari Bangka, Aditia Sulaeman sudah bekerja dengan baik, dan sudah menetapkan ukuran (kinerja0 yang tinggi.

“Pak Adit sudah bekerja baik, saya minta saudara harus bekerja lebih baik. Sebab, Pak Adit sudah menetapkan ukuran yang tinggi, dan kewajiban saudara adalah harus melampaui. Karena Kejaksaan ini harus berkembang. Statispun tidak boleh, apalagi turun?” tegasnya.

Masih kata Jefri, semua para Kasi dan Jaksa yang ada Kejaksaan Negeri Bangka harus meningkatkan kemampuan intelektual, yang berbasis pada kinerja. “Itu wajib hukumnya,” imbuhnya.

Dia berharap Beny Harkat sebagai pejabat Kasi Pidsus yang baru, agar mampu berkomunikasi dengan publik, dengan rekan-rekan wartawan, dan menciptakan suasana kekeluargaan. Karena selama ini Kejari Bangka selalu melakukan segala sesuatu lewat pendekatan yang kekeluargaan, karena persahabatan itu merupakan hal yang baik.

“Tapi tidak semuanya harus disampaikan ke publik, karena ada bagian-bagian yang menjadi rahasia negara, yang tidak perlu dan tidak mungkin itu dikemukakan kepada publik,” kata dia.

Kajari Bangka itu meminta kepada Beny, agar segera mengambil alih pekerjaan-pekerjaan yang sudah dilakukan oleh Aditia Sulaeman. Saat ini Pidsus Kejari Bangka sedang menangani penyeidikan dan penyidikan kasus dugaan karupsi.

“Kita punya satu (kasus dugaan korupsi) penyidikan, dan satu penyelidikan. Dan kemungkinan besar, kedepan akan ada lagi pekerjaan yang berkaitan dengan kewenangan Kasi Pidsus,” bebernya.

Untuk itu Kajari Bangka meminta Kasi Pidsus yang baru segera berbenah, koordinasi dengan seluruh staf bawahan, koordinasi dengan para Kasi yang lain, dan segera masuk dalam sistem.

“Kita bekerja dalam satu putaran roda yang sama, tidak ada roda yang saling berbalik arah dengan kebijakan pimpinan,” demikian R. Jeferi Huwae. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed