oleh

SE Bupati Babar, Atur Kerja Shift dan Sanksi ASN yang Pulang ke Luar Bangka Barat

BANGKA BARAT — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai memberlakukan penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Hal itu termuat dalam Surat Edaran Bupati Bangka Barat, Markus,. SH yang mulai berlaku efektif dari tanggal 1 hingga 21 April 2020.

” Mulai tanggal 1 besok kita akan mulai shift – shift-an, tapi ini hanya untuk level eselon IV ke bawah yang non golongan. Kalau untuk eselon II dan III itu tetap masuk seperti biasa,” jelas Bupati Bangka Barat, Markus usai penyemprotan disinfektan massal, Selasa ( 31/3/2020 ) siang di Lapangan Gelora Muntok.

Markus memaparkan, pembagian shift ASN dan PHL yaitu 50 persen dari jumlah pegawai yang ada di OPD dan ditetapkan oleh Kepala OPD/Unit Kerja dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan bentuk pelayanan.

” Itu artinya 50 persen masuk, 50 persen libur. Salah satunya mereka kalau libur itu nggak boleh keluar Bangka Barat kecuali ada izin dari atasan atau sakit dengan surat keterangan dokter,” katanya.

Markus menambahkan, bagi pegawai dan PHL yang bekerja pada Puskesmas dan Rumah Sakit, ketentuan untuk bekerja di rumah ini tidak berlaku.

Namun Bupati menegaskan, bagi pegawai yang mendapat giliran tidak masuk bukan berarti diliburkan, tapi tetap bekerja dirumah.

Selain itu, Pemkab Bangka Barat telah melarang ASN untuk bolak – balik pulang ke Palembang atau keluar Bangka Barat tanpa seizin atasan.

” Kita sudah tegaskan bahwa tidak ada lagi itu bahkan di surat edaran kita sangat tegas bahwa tidak boleh kalau tidak ada izin dari atasan tidak boleh keluar dari Bangka Barat,” cetus Markus.

Sanksi bagi ASN maupun PHL yang membandel, maka Tunjangan Perbaikan Penghasilan ( TPP ) bagi ASN dan honorarium bagi PHL/GTT/PTT pada bulan berkenaan tidak dibayarkan.

” Atasan kan liat alasannya apa? Jadi nggak bisa sembarangan. Sanksinya kalau melanggar SE Bupati salah satunya TPP-nya akan kita potong atau kita hentikan kalau dia melanggar aturan,” tandas Markus. ( SK )

Komentar

Tinggalkan Balasan