oleh

Separadik, Jangan Bakar Hutan!

BANGKA BARAT — “Speradik, Jangan Bakar Hutan”. Demikian himbauan Kapolres Bangka Barat AKBP M. Adenan, dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bangka Barat.

Himbauan tersebut disampaikan AKBP M. Adenan pada Minggu (22/09/2019), lantaran saat ini sedang musim kemarau.

Dikatakannya, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bangka Barat sangat besar. Apalagi di wilayah itu masih banyak terdapat kawasan hutan.

Menurutnya, agar masalah Karhutla itu menjadi perhatian Polsek-Polsek yang terdapat kawasan hutan, tetap melakukan patroli pada saat siang dan malam hari. Sambil berpatroli, juga melakukan sambang dan sosialisasi bahaya dan dampak Karhutla.

“Sebagian besar wilayah Bangka Barat merupakan daerah hutan. Untuk para Bhabinkamtibmas terus melaksanakan sosialisasi Karhutla kepada warga, tentang bahayanya membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan, sehingga dapat memicu membakar hutan atau lingkungan,” ungkapnya.

Harapannya, warga mengetahui tentang larangan Karhutla, dampak, serta sanksi hukumnya. Warga juga menyadari dan peduli terhadap Karhutla, serta menyampaikan himbauan tersebut kepada warga yang belum mengetahuinya.

“Pelaku Karhutla dikenakan Pasal Undang-undang RI Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan. Pelaku Karhutla dikenai ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 Tahun dan denda paling banyak 5 milyar rupiah,” tegasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed