HEADLINEHUKUM KRIMINAL

Setelah Tertangkap Lagi, Tuduhan Kasus Baru Menyambut Kojek dan Jakai

9
×

Setelah Tertangkap Lagi, Tuduhan Kasus Baru Menyambut Kojek dan Jakai

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Pasca tertangkap lagi setelah kurang lebih satu bulan melarikan diri dari Rutan Negara Kelas IIB Muntok, dua napi, Satria Nurwega alias Kojek ( 29 ) dan Suhendra alias Jakai ( 38 ) akan menghadapi tuduhan kasus baru.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah mengatakan, kedua napi tersebut dapat dikenakan pasal pengrusakan karena pada saat kabur pada Selasa ( 30/3 ) lalu, Satria dan Kojek merusak plafon dan fasilitas lain di Rutan Muntok.

” Perbuatan ini bisa kita jerat ke pasal 170 pengrusakan secara bersama – sama pada saat usaha melarikan diri, yang bersangkutan melakukan pengrusakan di dalam sel plafon, atap, instalasi listrik dan pagar kawat,” jelas Fedriansah saat Konferensi Pers di Mako Polres, Jumat ( 30/4 ).

Sementara itu Kepala Rutan Negara Kelas IIB Muntok, Abdul Rasyid Meliala menambahkan, hak remisi Satria Nurwega dan Suhendra akan dicabut. Pihaknya juga akan membuat laporan pengrusakan yang dilakukan kedua napi ke Polres Bangka Barat.

” Sanksi dari pihak Rutan, pencabutan hak – hak yang selama ini diberikan kepada mereka, seperti remisi dan mungkin setelah satu tahun setelah mereka menjalani hukumannya baru mereka mendapatkan hak mereka kembali. Dan untuk sanksi hukuman kita ada melaporkan ke Polres tentang pengrusakan barang milik negara,” kata Rasyid.

Selain itu lanjut dia, pengamanan terhadap Kojek dan Jakai akan diperketat. Borgol yang melingkar di kedua lengan mereka kini dilengkapi dengan rantai. Kedua napi pun tidak dikembalikan ke Rutan Muntok, tapi dipindahkan di dua tempat yang berbeda, yakni Lapas Khusus Narkotika ( Sustik ) dan Tuatunu di Pangkalpinang.

” Jadi setelah serah terima, kami akan membawa langsung ke Lapas Sustik dan Lapas Tuatunu sebagai tindak lanjut karena tim dari Kanwil juga akan memeriksa mereka,” pungkas Rasyid. ( SK )