oleh

Silaturahmi Dengan MUI Kabupaten Bangka, AKBP Aris Sulistyono Sampaikan Hal Ini

BANGKA — Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono, SH.MH, silaturahmi dengan pengurus Majelis Ulama Kabupaten Bangka dan pengurus Yayasan Masjid Agung Sungailiat. Pertemuan digelar di lantai 2 Kantor Yayasan Masjid Agung Sungailiat, pada Selasa (27/08/2019) petang.

Nampak hadir Ketua MUI Kabupaten Bangka beserta pengurus lainnya, pengurus Yayasan Masjid Agung Sungailiat, Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Kabupaten Bangka, Waka Polres Bangka, Kasat Polair dan Kasat Narkoba.

AKBP Aris Sulistyono dalam paparannya mengatakan, pelaksanaan tugas yang diemban oleh kepolisian tidak dapat berjalan dengan baik, tidak berjalan dengan optimal, apabila tidak adanya sinergi dan kerjasama dengan semua pihak dan elemen masyarakat, termasuk dengan MUI.

“Dan tidak melupakan kerjasama yang penting adalah para tokoh agama, para ulama, serta tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka,” ungkapnya.

Kapolres Bangka yang baru dilantik pada 21 Agustus lalu itu, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Masjid Agung Sungailiat dan MUI Kabupaten Bangka. Dikatakannya, begitu luar biasanya dinamika yang diselenggarakan oleh MUI Kabupaten Bangka, termasuk kegiatan-kegiatan yang diinisiatori oleh Yayasan Masjid Agung Sungailiat.

Menurutnya, ini menjadi sebuah indikator, bahwa kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Bangka ini, betul-betul diharapkan mampu memberikan kedamaian, mampu memberikan kenyamanan untuk masyarakat Kabupaten Bangka, yang notabenenya dominan memeluk agama Islam.

“Oleh sebab itu, diawal tugas yang kami jalankan ini, kami sudah menawarkan diri kepada MUI Kabupaten Bangka, untuk bersinergi melakukan kegiatan yang tentunya dapat mendekatkan diri kepada masyarakat melalui rumah ibadah, saya awali dari masjid. Mulai saat ini, kegiatan dimulai dengan safari sholat Isya dan Shubuh berjama’ah di beberapa masjid-masjid yang ada di Kabupaten Bangka,” kata Dia.

Namun demikian, kata AKBP Aris Sulistyono, rencananya itu tidak akan berhasil apabila tidak mendapatkan dukungan serta petunjuk dari MUI, dari ulama dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Bangka. Dia berharap dengan konsep ini, dirinya bisa berinteraksi melalui program religi, sekaligus dapat langsung mendengar dari keluhan masyarakat, melalui sebuah forum keagamaan, atau kegiatan ibadah.

“Dengan kegiatan tersebut, diharapkan saya dapat langsung bersilaturahami dengan masyarakat, dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, sekaligus mendengar langsung apabila ada hal-hal yang perlu kami tindaklanjuti, yang berkaitan dengan masalah Kamtibmas,” imbuhnya.

Masih kata AKBP Aris Sulistyono, Dia menginginkan proses hukum di Polres Bangka adalah upaya terakhir. Karena ada 64 Bhabinkamtibmas yang langsung dibawah pembinaan Romadi Hamid, selaku Ketua FKPM Kabupaten Bangka. Karena itu Dia berharap, para bhabinkamtibmas tersebut dapat bersinergi dengan Kepala Lingkungan yang ada di masing-masing kelurahan dan desa, serta dapat bersinergi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Sehingga segala sesuatu yang terkait persoalan-persoalan hukum, cukup diselesaikan di tingkat Bhabinkamtibmas, melalui metode Polmas yang sudah dikonsepkan oleh Polri.

“Sehingga upaya hukum yang ada di Polres Bangka ini, cukuplah untuk persoalan-persoalan yang mungkin dapat menimbulkan atau mengakibatkan situasi Kamtibmas yang Sistemik,” kata Dia.

Manakala ada persoalan-persoalan sosial, mantan Kapolres Bangka Selatan itu mengharapkan bantuan dari para tokoh agama dan ulama, termasuk MUI, sehingga persoalan-persoalan itu dapat diselesaikan dan dapat di reduksi cukup sampai tingkat Kepala Lingkungan maupun Bhabinkamtibmas.

“Inilah yang saya harapkan, bahwa tidak semua persoalan itu harus selesai di proses hukum. Namun ada hal-hal khusus yang tentunya Polri akan bersikap profesional, tanpa mengesampingkan hak azazi manusia untuk melakukan penegakan hukum, demi untuk menjaga kemaslahatan bersama. Namun demikian, konsep yang akan saya kedepankan adalah konsep-konsep Premtif dan Preventif, sehingga di sinilah kami mengharapkan dukungan adanya program-program permasyarakatan, yang tentunya saya awali dengan kegiatan-kegiatan dari masjid ke masjid, dari rumah ibadah ke rumah ibadah,” paparnya.

Respon positif dari MUI Kabupaten Bangka, kata Dia, sebagai modal dirinya dalam menjalankan tugas bersama Waka Polres dan Pejabat Utama. Dinamika masyarakat dari tahun ke tahun selalu berubah. Apalagi Kabupaten Bangka sebentar lagi akan melakukan Pemilihan Kepala Desa secara serentak.

“Saya mengharapkan pertemuan pada sore hari ini, dapat menjadi penyemangat buat kita bersama, untuk menciptakan Kabupaten Bangka ini yang terus aman, damai, dan kondusif. Saya harapkan kehadiran Polres Bangka menjadi bagian dari keberlangsungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bangka, sehingga Polres Bangka ini bisa kita miliki dan kita besarkan bersama-sama, tanpa ada tendensi yang lain. Namun demikian, mungkin dalam pelaksanaannya nanti, pasti ada hal-hal yang mungkin tidak kita inginkan, atau jauh dari harapan. Namun niat baik yang kami sampaikan bersama Pejabat Utama Polres Bangka dan seluruh jajaran, dapat kita realisasikan bersama-sama,” tutupnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed