BANGKA BARATHEADLINE

Sport Hall Porprov Terbakar

×

Sport Hall Porprov Terbakar

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Belum selesai dibangun, Sport Hall persiapan Porprov Bangka Barat dilahap Si Jago Merah. Kebakaran berawal dari para pekerja yang membakar kayu – kayu sisa tangga dan cetak beton cor, pada Sabtu ( 8/1/2022 ) sore.

Beruntung api hanya membakar kayu – kayu yang menempel di beton bangunan, sehingga tidak menimbulkan banyak kerusakan. Dua unit pemadam kebakaran Pemda Bangka Barat dan Unmet PT. Timah Tbk, berhasil memadamkan api sekira pukul 20.10 WIB.

Kebakaran itu menarik perhatian Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, serta Ketua KONI, H. Muhammad Amin, yang langsung turun lokasi kebakaran di Desa Air Belo tersebut.

Menurut salah seorang pekerja, Rodiansyah ( 34 ), warga Sungailiat, sore sekitar pukul 17.00 WIB dia membakar kayu – kayu sisa tangga dan cetak beton cor untuk keamanan, tujuannya agar paku – paku yang menempel tidak membahayakan pekerja lain.

Namun secara tidak terduga, api membesar dengan cepat karena tiupan angin kencang. Mereka pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

” Kami bakar untuk keamanan supaya paku itu nggak nimbul, nggak terinjak. Setelah itu saya mandi, gantian yang menjaga. Setelah yang pertama tadi pulang, setelah dilihat api sudah besar, kan anginnya kencang. Kami siram – siram mati sebentar, tapi kami masih nunggu disitu. Ditiup angin lagi api makin besar,” tutur Rodiansyah.

Karena api semakin membesar, para pekerja tidak sanggup lagi memadamkannya. Mereka pun mencari bantuan dengan menelpon Damkar.

” Kami nggak sanggup lagi, lari ke jalan nahan mobil orang minta telepon Damkar. Kebakarannya sekitar abis maghrib. Cepat apinya mati setelah ada damkar,” ujarnya.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, menyayangkan kebakaran Sport Hall tersebut. Apalagi sarpras Porprov ke – VI ini sedang proses pembangunan berikutnya.

” Untuk penyebab kebakaran, kerugian dan sebagainya menunggu penyelidikan. Yang jelas kita berharap yang melakukan pembangunan bisa membantu atau bertanggung jawab untuk hal – hal teknis yang seharusnya sudah dilakukan, tapi belum dilakukan. Harapan kita kejadian dari ini, ke depan kita jadikan pelajaran supaya tidak terjadi lagi,” kata dia.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu akibat pembakaran sampah oleh para pekerja di lokasi. Namun pihaknya akan mendalami lebih lanjut.

” Karena ada pekerja disini. Sore itu ia membakar sampah, sehingga ada kayu – kayu, api menjalar. Itu dugaan awal, untuk dugaan lain kita dalami. Reskrim juga melakukan penyelidikan, penyebab kebakarannya. Setelah ini kita melakukan pemeriksaan kepada pekerja,” tukas Agus. ( SK )