oleh

Sudah 2 Kali Proyek Dindikbud Basel Senilai Rp 3,5 M Lebih Gagal Lelang

 1,540 total views

BANGKA SELATAN — Sepuluh dari enam belas paket proyek yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan terpaksa ditender ulang. Yakni, rehabilitasi ruang kelas tingkat SD dan SMP. Bembatalan tender kedua kalinya tersebut beralasan karena tidak memenuhi persyaratan lelang.

Berdasarkan data yang dihimpun. Sepuluh paket rehabilitasi ruang kelas itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara sebesar Rp 3.516.174.000,00. Perinciannya yaitu rehabilitasi ruang kelas SMP YPK Toboali dengan pagu anggaran Rp 236 juta, SMP Negeri 1 Pongok Rp 279 juta.

Lalu di SMP Negeri 1 Airgegas Rp 259 juta, SD Negeri 23 Toboali Rp 358, 689 juta, SMP Negeri 1 Pulau Besar Rp 616, 650 juta, SMP PGRI 2 Toboali Rp 409 juta, SD Negeri 12 Payung Rp 330,772 juta, SMP Negeri 5 Airgegas Rp 412,470 juta, SD Muhammadiyah Toboali Rp 371,412 juta dan SMP Negeri 2 Payung Rp 243 juta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Sumadi, dikonfirmasi Kabarbangka.com membenarkan rehabilitasi ruang kelas tingkat SD dan SMP di beberapa sekolah tersebut mengalami gagal lelang sebanyak dua kali lantara sepuluh penawaran tidak memenuhi syarat.

“Totalnya ada enam belas paket, yang sepuluh paket ditender diulang dikarenakan perusahaan yang memasukkan tidak memenuhi syarat kualifikasi teknis, hal ini berdasarkan informasi dari pihak Unit Layanan Pengadaan di Kabupaten Bangka,” terang Sumadi kepada KabarBangka.com, Rabu (21/7/21).

Diharapkan proses paket pekerjaan lelang untuk rehabilitasi atau kerusakan kelas tersebut berjalan lancar. Sehigga proses belajar mengajar lebih efektif dan dan efisiensi dan tujuan pembelajaran mudah dicapai dengan sesuai harapan terpenuhi.

” Jadi enam belas paket totalnya dengan nilai Rp 5.846.620.000. Harapannya tidak terjadi lagi pengulangan dan kepada penyedia agar betul – betul memahami syarat – syarat administrasi pada saat masukkan atau mengupload penawaran pada sistem pengadaan,” pungkas Sumadi. (Yusuf)

News Feed