oleh

Tambak Rakyat Budidaya Udang Vaname ke-3 Diresmikan

BANGKA TENGAH — Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah menggelar temu teknis pembudidaya ikan di Instalasi Budidaya Ikan Air Payau Desa Guntung, Jumat (5/8).

Pada kesempatan itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman juga meresmikan tambak rakyat budidaya udang Vaname, didampingi Deputi Perwakilan Kepala Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung, Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah dan Vice President eFishery yang ditandai dengan pemotongan pita.

Algafry Rahman kemudian meninjau langsung tambak-tambak udang Vaname usai diresmikan, di mana ini merupakan Program Sosial Bank Indonesia.

“Hari ini kita bersilaturahmi bersama Pokdakan se-Bangka Tengah, sekaligus meresmikan tambak rakyat di Desa Guntung,” jelasnya ketika meresmikan tambak rakyat sekaligus membuka temu teknis pembudidaya ikan.

Dikatakannya, tambak rakyat di Desa Guntung merupakan tambak ketiga yang telah diresmikan Pemkab Bangka Tengah dan Ia mengapresiasi pihak Bank Indonesia atas bantuan tambak rakyat.

“Pembangunan tambak yang ketiga kali ini di Desa Guntung, kita dibantu oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp248.146.000,- diberikan kepada Pokdakan Kita Bersatu Desa Guntung guna mengembangkan udang Vaname di sini,” ujar Bang Ayi sapaan akrabnya.

“Kita juga didukung dari teman-teman dari eFishery berupa autofeeder yakni sebuah teknologi digitalisasi di mana mempermudah Pokdakan kita dalam memberi pakan ikan dengan pengaturan waktu tertentu, mengetahui jenis-jenis virus atau hama yang mengganggu yang semuanya tergabung dalam satu digitalisasi. Tentu perkembangan teknologi seperti ini akan kita sertakan juga guna memudahkan masyarakat dalam usahanya,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung, Edy Josinar Purba, menyampaikan Bank Indonesia siap membantu Pemkab Bangka Tengah dalam pembangunan di daerah.

“Tambak rakyat budidaya udang Vaname yang kita bangun merupakan PSBI yang memang kita anggarkan. Dan harapannya bisa membantu masyarakat di Bangka Tengah dalam sektor perikanan,” kata Edy.

“Selamat kepada masyarakat Desa Guntung, manfaatkan tambak yang kita bangun ini dengan sebaik-baiknya. Selamat merawat dan menjaga, kami berharap hasilnya nanti dapat berbagi dengan masyarakat lainnya,” harap Edy di hadapan Pokdakan se-Kabupaten Bangka Tengah yang mengikuti temu teknis pembudidaya ikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Taufik, mengungkapkan temu teknis pembudidaya ikan yang difasilitasi untuk Pokdakan se-Bangka Tengah ini salah satunya hasil dari studi banding ke Situbondo beberapa waktu lalu.

“Dari sana kita belajar banyak tentang budidaya ikan, kekurangan-kekurangan yang kita miliki akan diperbaiki. Karenanya, tidak semua Pokdakan ke Situbondo karena ketatnya pandemi Covid-19 kala itu,” ungkapnya.

Kegiatan kali ini, dikatakan Taufik, mendatangkan narasumber dari Badan Pertanahan Bangka Tengah, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi, dan dari Stasiun Karantina Ikan, pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pangkalpinang guna memberikan pengetahuan dalam pembudidayaan ikan.

“Silakan para Pokdakan yang hadir hari ini berbagi pengetahuan dan bertanya kepada narasumber mengenai pengembangan budidaya ikan di tempatnya masing-masing. Kemudian pengetahuan yang didapatkan hari ini bisa dibagikan kepada yang lainnya,” tutup Taufik.

Dalam kesempatan ini juga diberikan bantuan kepada 10 Pokdakan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus APBD Bangka Tengah dan dari APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kepada 2 pelaku usaha pengolahan hasil perikanan. (*)


Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah