oleh

Terdakwa Mucikari Ini Benarkan Keterangan Saksi-saksi

* Tidak Ajukan Saksi Yang Meringankan

BANGKA — Sidang lanjutan perkara eksploitasi anak dibawah umur dengan terdakwa (Mi), hari ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1B Sungailiat, Selasa (04/02/2020), dengan acara mendengarkan keterangan dari terdakwa.

Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat, melalui Humas Raden Narendra Mohni mengungkapkan, sidang yang dipimpin Hakim Ketua, Dewi Sulistiarini itu dilakukan secara tertutup.

“Selama persidangan terdakwa memberikan keterangan yang menguatkan keterangan saksi-saksi, maupun dakwaan penuntut umum,” ungkap Raden Narendra Mohni, Selasa petang.

Raden Narendra Mohni melanjutkan, terdakwa Mi tidak mempergunakan haknya mengajukan saksi yang meringankan (a de charge), walaupun sebelumnya Majelis Hakim telah memberitahukan akan hak terdakwa tersebut.

“Sidang ditunda hari Kamis, tanggal 6 Februari 2020,” tukasnya.

Dikabarkan sebelumnya, pada akhir Oktober 2019, Unit Reskrim Polsek Sungailiat mengungkap kasus dugaan tindak pidana eksploitasi seksual terhadap anak dibawah umur, sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B-1429/X/2019/Babel/Res Babar/Sek Sungailiat, tanggal 28 Oktober 2019.

Pelapor Yu (34), warga Kota Pangkal Pinang. Korban SA (14), yang tak lain adalah anak pelapor.

Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, Penyidik Unit Reskrim Polsek Sungailiat menetapkan Mi (21), warga Sungailiat, yang diduga sebagai mucikari.

Mi kini sudah menjalani sidang sebagai terdakwa, dalam perkara dugaan eksploitasi anak dibawah umur. Dia didakwa melanggar Pasal 88 Juncto Pasal 76I Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undnag-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed