EKONOMI BISNISHEADLINE

Ternyata, Varietas Durian dan Cempedak Unggulan Pulau Bangka Belum Punya Hak Paten

×

Ternyata, Varietas Durian dan Cempedak Unggulan Pulau Bangka Belum Punya Hak Paten

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Selain berkebun durian dan cempedak, Abdul Aziz juga ikut melestarikan varietas – varietas buah khas Bangka tersebut dengan pembibitan, di kediamannya di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat.

Tidak main – main, rumah bibit bernama
Cemerlang Bibit, Solusi Cemerlang Bertani Tanpa Rumit ini sudah mengantongi Sertifikat Kompetensi Produsen Benih Holtikultura dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung.

Bibit yang dia koleksi antara lain varietas durian dan cempedak unggulan. Diantaranya dua varietas yang sudah mendapatkan hak paten dari Kementerian Pertanian, yakni durian Namlung dan Super Tembaga.

” Disini ada bibit durian unggulan Musang King, Tembaga, Si Jantung, Bara Api, Tupai Cong sama Namlung, untuk sementara itu dulu. Yang paling laris Tembaga sama Namlung. Soalnya ini sudah ada hak patennya sama Kementerian Pertanian,” ujar Aziz dikediamannya, Sabtu ( 24/7 ).

Bibit – bibit tersebut ia lepas ke pasaran dengan harga rata – rata Rp. 50 ribu. Bibit yang ia kembangkan berasal dari pohon induk kebunnya sendiri di Desa Simpang Gong.

Menurut gitaris Dukun Band yang populer dengan lagu ” Sejiran Setason ” ini, bibit cempedak lebih banyak peminat dibandingkan durian. Koleksi bibit cempedaknya antara lain, cempedak Kunyit, Sunkist dan Super King merah terbilang cukup laris, bahkan dikirim sampai ke luar daerah.

” Justru yang banyak pengiriman keluar bibit cempedak. Memang diminta orang cempedak Bangka ini, terutama cempedak Kunyit sama Sunkis, Super King Merah dan Super King Kuning. Mungkin sudah hampir seluruh Provinsi Babel, ada juga Kalimantan, Sulawesi, Jambi. Sudah keluar daerah. Cempedak King Merah yang paling banyak permintaan,” paparnya.

Sayangnya, varietas – varietas unggulan tersebut belum memiliki hak paten. Aziz menyayangkan hal tersebut. Padahal Pulau Bangka merupakan salah satu daerah penghasil durian yang cukup terkenal.

” Bangka ini kan penghasil durian kok cuma dua varietas baru dipatenkan. Jadi tergantung dinas lah, kan. Pemerintah harus mendukung dan mensupport kami agar varietas ini dipatenkan. Kami kan hanya bisa berkebun dan nyambung – nyambung begini kan,” tutupnya. ( SK )