PANGKALPINANG — Penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, melimpahkan berkas perkara (Tahap II) minyak dan gas bumi kepada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Rabu kemarin (23/11).

Tersangka BF dan barang bukti diserahkan kepada jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Direktur Direktorat Polairu melalui Kasubdit Gakkum Kompol Indra Feri Delimunthe mengungkapkan, tersangka BF dijerat Pasal 55 Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Adapun barang bukti dalam kasus tersebut berupa 1 unit mobil pick up merk ISUZU berwarna hitam dengan Nomor Polisi B 9112 TUA. 67 jerigen yang berisikan BBM Subsidi jenis Solar sebanyak 1 Ton, 1 lembar STNKatas nama Wiwit Winarno, 1 buah Handphone merk OPPO, 1 buah Kartu Pengisian/Fuel Card BRIZZI dengan Nomor Polisi BN 8751 QL.

“Hari ini anggota Sidik Subdit Gakkum telah melaksanakan Tahap II tersangka BF dan barang bukti dalam perkara minyak dan gas bumi kepeada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung,” kata Indra Feri. (Romlan)