oleh

TI Apung Menambang Timah Di Depan Muara Air Kantung, Kapolres Bangka Bilang Begini

BANGKA — Sejumlah ponton Tambang Inkonvensional jenis Apung, kembali beroperasi menambang timah di depan Muara Air Kantung, Sungailiat.

Nelayan khawatir, limbah tailing dari TI Apung itu akan membuat dangkal alur keluar masuk muara, sehingga akan menggangu aktivitas nelayan yang hendak keluar atau masuk ke dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara, Jelitik.

“Ada TI Apung di depan muara Air Kantung. Kami khawatir tailingnya nanti bikin alur muara jadi dangkal. Kalau alur muara itu jadi dangkal akibat tailing dari TI Apung itu, bisa ribut nanti,” ungkap Hu, nelayan setempat via ponselnya, Kamis (10/10/2019).

Terpisah, Kapolres Bangka, AKBP Aris Sulistyono, menyatakan akan segera mengecek informasi tersebut.

“Kita segera cek, dan berkoordinasi instansi terkait. Apabila terjadi kesalahan, akan segera ditertibkan sesuai SOP,” kata AKBP Aris Sulistyono via pesan instan WhatsApp, Kamis petang.

Saat disinggung adanya potensi konflik, AKBP Aris Sulistyono menyatakan aktivitas TI Apung yang menambang timah di depan alur muara Air Kantung itu wajib di stop.

“Ya, kalau itu wajib di stop, yang nekad berarti kaleng-kaleng,” kata dia.

Sementara menurut kabar yang beredar, TI Apung itu dikoordinir oleh Par, dan hasil timahnya dijual kepada As. Par dan As dikabarkan masih warga di sekitar kawasan PPN Jelitik. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed